Logo Header Antaranews Makassar

Wali Kota : "Quick Count" Bukanlah Hasil Resmi

Kamis, 31 Januari 2013 15:01 WIB
Image Print

Jayapura (ANTARA News) - Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano mengatakan hasil perhitungan cepat atau "quick count" yang dilansir lembaga survei bukan hasil resmi Pemilihan Gubernur Papua.

"Kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa 'quick count' bukanlah hasil final pilgub, itu sifatnya data sementara, karena perhitungan masih berjalan, hasilnya biar KPU yang mengumumkan," kata Wali Kota Jayapura menanggapi hasil survei beberapa lembaga di Jayapura, Kamis.

Dia berharap, kepada lembaga survei dan tim pemenangan agar memberikan penjelasan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi pembentukan opini publik yang meresahkan dan berkembang sebelum ada keputusan resmi dari KPU setempat.

"Saya meminta seluruh warga khususnya Kota Jayapura yang menjadi barometer suksesnya pilkada untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan. Tetaplah melakukan aktifitas seperti biasa, dan mari kita tunggu hasil pilkada Papua yang diumumkan resmi oleh KPU Papua," katanya.

Seperti diberitakan sejumlah media, terdapat dua lembaga survei yang melakukan "quick count" pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua yang digelar Selasa (29/1) punya hasil berbeda.

Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan Lukas Enembe-Klemen Tinal sebagai pemenang. Sementara hasil Barometer Riset Nasional (BRN) menunjuk pada pasangan Habel Suwae-Yop Kogoya yang unggul.

Wakil Eksekutif JSI, Fajar S Tamin di mengatakan hasil sementara yang diperoleh dari enam calon adalah Lukas Enembe-Klemen Tinal 36, 32 persen.

Habel M. Suwae-Yop Kogoya 19, 3 persen, MR Kambu-Blasius Pakage 15, 96 persen, Noakh Nawipa-Johanis Wob 11, 73 persen, Wellington Wenda-Weynand Watori 11, 24 persen, dan Alex Hesegem-Marthen Kayoi 5,14 persen suara.

"Sampel masuk ke pusat data JSI sebanyak 86, 87 persen dari 240 total sampel tempat pemungutan suara (TPS)," kata Fajar dalam rilisnya, Rabu (30/1).

Sedangkan Manajer Riset (BRN) M Faris Hasyim menyatakan Habel M. Suwae-Yop Kogoya hampir unggul di wilayah kabupaten/kota di Provinsi Papua.

Di antaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Biak, Yapen, Waropen, Nabire, Marauke, Asmat, Mapi, Boven Digul, Waropen, Keerom, dan Mamberamo Raya.

"Dari data ini yang masuk ke kami sudah mencapai 70, 17 persen dari 260 TPS. Penarikan sampel sejumlah 260 TPS menyebar merata dari 2.713.465 pemilih di Provinsi Papua," katanya.

Hasil hitung cepat BRN adalah Habel Suwae-Yop Kogoya 35,26 persen, Lukas Enembe-Klemen Tinal 22,51 persen, MR Kambu-Blasius Pakage 17,22 persen, Noakh Nawipa-Johanis Wob 10, 71 persen, Wellington Wenda-Weynand Watori 9,91 persen, dan Alex Hesegem-Marthen Kayoi 4,39 persen.

Kedua lembaga itu memastikan bahwa Pilgub Papua hanya berlangsung satu putaran. Namun hasil perhitungan ini bukan merupakan hasil resmi, tetapi merupakan hasil yang didapat berdasarkan hasil survei, serta menyerahkan sepenuhnya kepada rekapitulasi perhitungan suara yang akan dilakukan KPU Provinsi Papua.
(T.KR-DRS/Y006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026