Logo Header Antaranews Makassar

Neraca Perdagangan Luar Negeri Maluku Defisit

Minggu, 7 April 2013 14:25 WIB
Image Print
Ambon (ANTARA Sulsel) - Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Maluku selama Februari 2013 mengalami defisit sebesar 16,49 juta dolar AS.

"Hal ini terjadi akibat nilai ekspor hanya mencapai 9,06 juta dolar AS, sedangkan nilai impor mencapai 25,55 juta dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Edison Ritonga, di Ambon, Sabtu.

Ia mengungkapkan, penyumbang terbesar defisit neraca perdagangan luar negeri Maluku adalah ketidakseimbangan nilai ekspor - impor, khususnya untuk kelompok komoditi bahan bakar mineral.

Meskipun defisit, realisasi ekspor Maluku selama Februari yang mencapai 9,06 juta dolar AS itu mengalami kenaikan 15,12 persen dibanding bulan Januari 2013 yang sebesar 7,87 juta dolar AS.

Komoditi ekspor Maluku berasal dari kelompok perikanan yakni ikan dan udang beku yang hingga kini masih menjadi komoditi andalan.

Negara tujuan ekspor masih didominasi oleh Thailand, dimana selama Februari 2013 nilainya mencapai 6,36 juta dolar AS atau sekitar 70,22 persen dari total nilai ekspor bulan Februari 2013.

Sementara itu, realisasi impor Maluku selama Februari 2013 sebesar 25,55 juta dolar AS atau naik sebesar 2,31 persen jika dibandingkan dengan realisasi impor bulan Januari 2013 sebesar 24,98 juta dolar AS.

"Namun jika bandingkan dengan periode Februari 2012 yang mencapai 37,95 juta dolar, maka nilai impor Maluku Februari 2013 mengalami penurunan sekitar 32,67 persen," kata Edison.

Editor : John Nikita Sahusilawane





Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026