
Sulsel-NTB Jalin Kerja Sama Pariwisata

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat menjalin kerja sama pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Wakil Gubernur (NTB) Badrul Munir di Makassar, Jumat, menjelaskan kerja sama itu akan dilakukan secara bertahap mulai dari kerja sama antara Dinas Pariwisata kedua daerah.
"Selanjutnya antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan seterusnya," katanya.
Ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Makassar, kata dia, merupakan pintu dan pusat pertumbuhan di kawasan timur Indonesia sehingga Makassar dan Mataram menjadi poros potensial untuk dikembangkan.
Menurutnya, pengembangan pariwisata harus dilakukan dengan membangun jaringan bersama daerah-daerah lain. "Prinsipnya, kerja sama saling menguntungkan, kemitraan. Tidak hanya pemerintah tetapi juga para pelaku industri pariwisata," katanya usai pembukaan "Direct Promotion" NTB di Makassar.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah dan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) kedua daerah.
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang mengharapkan bentuk kerja sama ini dapat lebih operasional karena pasar pariwisata kedua daerah dengan segala keunggulannya sangat potensial.
Jarak tempuh antara Makassar dan Mataram melalui udara hanya sekitar 45 menit juga dinilai akan mendukung kerja sama ini.
Selain itu, menurut dia, ketika pariwisata di Bali telah sampai puncaknya akan berkembang ke daerah lain. "Apa yang kita punya perlu disinergikan," ujarnya.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB Awan Aswinabawa menambahkan, promosi pariwisata tidak lagi dilakukan dengan memasarkan destinasi tunggal, tetapi Indonesia secara keseluruhan.
Editor : EK Sinoel
Pewarta : Riesmawan Yudhatama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
