
Sekretariat dan Asrama Putri Dirusak

Makassar (ANTARA News) - Sekretariat Pengurus Besar Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Takalar (PB-Hipermata) dan asrama putri mahasiswi Takalar di Makassar, Jumat, sekitar pukul 20.45 Wita, dirusak oleh sekelompok orang.
Sekretariat PB-Hipermata dan Asrama Putri Takalar, terletak di jalan Sultan Alauddin III Makassar ini diserang dan dirusak oleh belasan orang yang menggunakan penutup wajah dan membawa badik,
Mereka beraksi dengan terlebih dahulu menghacurkan kaca jendela nako depan Sekretariat, karena tidak menemukan pengurus PB-Hiperemata, kelompok bercadar ini kemudian memporak-porandakan ruangan sebelahnya yang merupakan asrama putri mahasiswi asal Kabupaten Takalar
"Saya sedang berada ruang tamu duduk dengar musik, tiba-tiba ada suara gaduh dari sebelah ruangan bekas sekeretariat Hipermata. Saya takut jadi lari masuk ke kamar," kata Yumiati.
Menurut mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ini, saat ia sedang santai-santai di ruang tamu, tiba-tiba datang sekitar 10 orang memecahkan kaca jendela nako Sekretariat dan berteriak-teriak mencari para pengurusnya
Karena tak satupun pengurus yang ditemukan, akhirnya mereka beralih ke asrama putri yang berada di sebelah sekretariat. Kemudian memporak-porandakan isi asrama putri Takalar ini. Pengrusakan asrama putri ini diduga karena penghuni asrama ini juga berasal dari Takalar.
"Mereka mencari-cari pengurusnya dan bertanya kalian siapa dan asal kalian dari mana. Jadi saya jawab saya dari Takalar. Setelah saya bilang begitu, mereka merusak ruang tamu," ungkap Yumiati
Tidak ada korban jiwa dalam pengrusakan ini, namun satu unit komputer milik penghuni asrama putri hancur dan kaca jendela nako asrama dan sekretariat pecah.
Kepolisian Sektor kota (Polsekta) Tamalate langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang terletak di Kelurahan Mangasa, Kecamata Tamalate, Makassar ini menyita sebilah pedang samurai dan dua buah badik milik orang yang bermaksud menolong mahasiswa PB-Hipermata itu.
Pedang samurai, badik dan komputer hancur tersebut dibawa ke kantor Polsek untuk dijadikan bukti.
Hingga saat ini belum diketahui kelompok pelaku dan motif pengrusakan sekertariat Organisasi daerah ini.
Ditemui Kanitreskrim Polsek Tamalate, IPDA Andi Husain, mengatakan, hingga saat ini belum mengatahui pelaku dan motif pengrusakan.
"Motifnya belum diketahui. Kami belum bisa menyimpulkan siapa dan dari kelompok mana pelakunya. Kami telah mendengar keterangan dari saksi-saksi dan akan kami selidiki lebih lanjut," Kata Husain.
(T.PSO-101/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
