Logo Header Antaranews Makassar

Bawaslu Maros mendeklarasikan gerakan rakyat sadar pengawasan pemilu

Jumat, 7 April 2023 14:09 WIB
Image Print
Suasana deklarasi di kegiatan fasilitasi pembinaan dan penguatan kelembagaan Bawaslu Maros, di Cafe Bagas, Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Dokumentasi Bawaslu Maros.

 Makassar (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan bersama pihak terkait mendeklarasikan gerakan rakyat sadar pengawasan (Gass) sebagai komitmen membangun demokrasi yang sehat, berintegritas dan berkualitas pada Pemilu serentak 2024.

"Kami terus berusaha untuk meningkatkan kualitas kelembagaan Bawaslu agar dapat memberikan pengawasan yang berkualitas dan profesional pada pelaksanaan pemilu nanti," kata Ketua Bawaslu Maros, Sufirman di Makassar, Jumat.

Ia mengatakan, selain deklarasi penguatan pengawasan, fasilitasi dan pembinaan kelembagaan Bawaslu turut dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas kelembagaan. Ini dilakukan agar pengawas dapat bekerja secara lebih efektif dan efisien menjalankan tugas di pemilu.

Selain itu, dilaksanakan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat hubungan antarlembaga Bawaslu dengan mitra strategis sebagai upaya mengembangkan pengawasan partisipatif pada Pemilu 2024.

Fasilitasi dan pembinaan kelembagaan Bawaslu Maros ini, kata dia, meliputi berbagai aspek, mulai dari peningkatan kapasitas pengawas, penguatan sistem informasi, hingga pengembangan sistem pelaporan dan pengawasan.

Bahkan, Bawaslu Maros sejauh ini telah melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti KPU, Polri, beserta tokoh masyarakat, untuk memperkuat pengawasan di tingkat desa kelurahan hingga dusun, RT dan RW.

"Kami berharap dengan adanya fasilitasi dan pembinaan kelembagaan ini dapat lebih baik dalam menjalankan tugas pengawasan pemilihan umum, sehingga dapat memberikan pemilihan yang berkualitas dan berintegritas," tutur Sufirman.

Anggota Bawaslu Maros lainnya Gazali Hadis menambahkan,deklarasi Gass tersebut guna memperkuat pengawasan dengan mitra Bawaslu agar pengawasan partisipatif dapat lebih efektif.

"Dengan terbentuknya komunitas Gass sebagai mitra strategis Bawaslu, dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat membangun demokrasi yang sehat dengan mencegah dan meminimalisir pelanggaran Pemilu terutama praktik politik uang, politisasi SARA dan hoaks" papar Gazali menekankan.

Sebelumnya, kegiatan fasilitasi pembinaan dan penguatan kelembagaan Bawaslu Maros, di Cafe Bagas Jalan Jenderal Sudirman Maros dihadiri Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad serta Guru Besar Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Prof Muhammad untuk memberi masukan dan penguatan kepada seluruh peserta.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026