
Unhas Berikan Pelayanan Gigi dan Mulut Gratis

"Pelayanan yang diberikan berupa penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta perawatan gigi seperti pencabutan gigi, pembersihan karang gigi, dan penambalan gigi tanpa dipungut biaya," katanya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Universitas Hasanuddin siap memberikan pelayanan pemeriksaan gigi dan mulut gratis di RS Gigi Mulut di Jalan Kandea, Makassar.
"Soft opening (peluncuran awal-Red) Rumah Sakit Gigi Mulut di Jalan Kandea, Makassar dijadwalkan pada Rabu (5/6) yang akan dirangkaikan dengan kerja sosial berupa pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi warga kota Makassar termasuk anak sekolah," kata Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas Prof drg Mansjur Nasir, Ph.D di Makassar, Senin.
Dia mengatakan, pembukaan RS gigi tersebut rencanaya dilakukan oleh Rektor Unhas Prof. Dr. dr. Idrus A. Patturusi SpBO didampingi oleh Pangdam VII Wirabuana beserta Kapolda Sulsel.
Sedang pelayanan pemeriksaan gigi dan mulut gratis dilakukan selama tiga hari yakni 5, 7, dan 10 Juni 2013. Adapun tenaga yang akan diterjunkan memberikan pelayanan khusus tersebut adalah mahasiswa FKG, dokter gigi spesialis Unhas, Residen, serta Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis.
"Pelayanan yang diberikan berupa penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta perawatan gigi seperti pencabutan gigi, pembersihan karang gigi, dan penambalan gigi tanpa dipungut biaya," katanya.
Sementara mengenai pengoperasian RS gigi itu, lanjut dia, untuk menjalankan Tridarma perguruan tinggi. Selain itu, RS tersebut akan dijadikan tempat pendidikan bagi calon dokter gigi, penelitian bagi para mahasiswa dan dosen, serta pengabdian kepada masyarakat.
Adapun fasilitas yang disiapkan pada RS gigi yang tidak kalah bersaing dengan RS gigi ternama di Makassar diantaranya 44 kursi gigi dan alat rontgen tiga dimensi serta peralatan canggih lainnya yang merupakan bantuan dari pemerintah.
Berkaitan dengan hal tersebut, dia mengimbau agar masyarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk memeriksakan gigi dan mulutnya, agar kesehatannya senantiasa terpelihara.
"Hal itu sangat penting, karena masyarakat Indonesia masih tinggi persentase gigi berlubang (carries), sehingga perlu menekan angka tersebut melalui pemeriksaan rutin," katanya. Z Abdullah
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
