Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Mamuju Sidak Pasar dan Pertokoan

Selasa, 9 Juli 2013 14:50 WIB
Image Print
"Kalau misalkan ada kenaikan harga yang signifikan akan dicari penyebabnya kemudian akan dikaji untuk dicarikan solusi," kata Bustamin.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pertokoan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1434 Hijriah.

Kegiatan sidak dipimpin langsung wakil bupati Mamuju, Bustamin Bausat, Kapolres Mamuju, AKBP Darwis Rincing, Dandim 1418, Kasatpol PP Mamuju, Selasa.

Tim sidak ini masing-masing dibagi dalam dua kelompok dengan 12 titik yang menjadi target Sidak di sejumlah pertokoan maupun pasar tradisional yang ada di Mamuju.

Wakil Bupati Mamuju Bustamin Bausat mengatakan hal ini dilakukan dengan harapan barang yang beredar di pasaran masih sehat atau tidak kedaluwarsa, serta memantau harga barang agar tetap terkendali.

"Kalau misalkan ada kenaikan harga yang signifikan akan dicari penyebabnya kemudian akan dikaji untuk dicarikan solusi," kata Bustamin.

Dari hasil sidak yang dimulai dari sejumlah lapak di pasar regional baru Mamuju, kemudian ke sejumlah minimarket terungkap beberapa harga mulai bergerak naik utamanya bahan makanan yang didatangkan dari luar daerah seperti tanaman wortel yang semula hanya Rp11 ribu per kilogram naik menjadi Rp14 ribu dan termasuk harga cabe.

Wakil Bupati juga menyampaikan, sistem distribusi barang yang telah banyak dilakukan oleh para pedagang di Mamuju dengan cara menukarkan kembali barang yang tidak laku ke distributor akan semakin mengecilkan kemungkinan barang dijual saat kedaluwarsa.

Meski demikian Bustamin Bausat tetap berharap agar para pedagang tidak bertindak nakal dengan menjual barang yang telah kedaluwarsa agar keamanan dan keselamatan konsumen dapat tetap terjamin. Nurul H



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026