
Sulsel Tidak Unggulkan Sepak Bola di PON

"Kita menilai hasil yang dicapai di kejuaraan termasuk PON Riau 2012. Kita juga akui perkembangan sepak bola dan futsal di Sulsel cukup baik namun bukan jaminan memasukkannya sebagai olahraga prioritas utama," jelasnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan memastikan sepak bola dan futsal bukan sebagai cabang unggulan pada PON XIX Jabar 2016.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Nukhrawi Nawir, di Makassar, Selasa, mengatakan, cabang sepak bola dan futsal belum layak masuk prioritas utama Sulsel dalam merebut medali PON 2016 karena tidak memberikan prestasi di sejumlah kejuaraan.
"Kita menilai hasil yang dicapai di kejuaraan termasuk PON Riau 2012. Kita juga akui perkembangan sepak bola dan futsal di Sulsel cukup baik namun bukan jaminan memasukkannya sebagai olahraga prioritas utama," jelasnya.
Selain sepak bola dan futsal, beberapa cabang yang juga bukan termasuk olahraga unggulan Sulsel adalah tenis, tenis meja, voli, gulat, catur, biliar, menembak, paralayang dan wushu.
Sebaliknya ada 21 cabang olahraga yang atletnya dipanggil masuk program "Sulsel Maju" yakni karate, pencak silat, taekwondo, sepak takraw, atletik, layar, selancar angin, panjat tebing, dayung, anggar, tinju, serta renang.
"Hasil PON 2012 menjadi dasar penilaian status setiap cabang olahraga. Namun kita tetap berharap cabang yang belum masuk prioritas bisa membuktikan diri termasuk meraih medali di PON Jabar 2016," kata Sekretaris Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Sulsel tersebut.
Terkait program pembinaan prestasi "Sulsel Maju", sebanyak 100 atlet terbaik Sulsel telah menjalani tes kesehatan dan fisik.
Jumlah tersebut, kata dia, masih berpeluang bertambah jika pada perjalanan kedepan ternyata ada lebih banyak atlet yang dinilai berpotensi menyumbang medali bagi Sulsel pada ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
Selain jumlah yang masih bisa bertambah, pihaknya juga akan tetap menjalankan sistem promosi dan degradasi bagi setiap atlet di program "Sulsel Maju". Ini juga sebagai upaya meningkatkan persaingan diantara para atlet jelang PON 2016.
Apalagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel telah menargetkan meraih 50 medali emas PON 2016. Target itu dinilai cukup realistis mengingat jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON 2016 lebih banyak dibandingkan PON 2012 Riau dengan 39 cabang olahraga.
Untuk merealisaikan target, KONI Sulsel berjanji memperketat pengawasan terhadap setiap cabang olahraga. Pihaknya juga akan rutin melakukan evaluasi demi meraih hasil maksimal. J Suswanto
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
