
Anies Baswedan Berkeliling Sulawesi Selatan

"Kehadiran pak Anies di Makassar itu sebagai tokoh akademisi yang akan menghadiri sejumlah forum-forum di beberapa daerah di Sulawesi Selatan," ujar Ketua Umum Pergerakan Kaum Muda Sulsel Nurfitra Yanto di Makassar, Kamis.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan memanfaatkan momentum kehadiran di Makassar untuk berkeliling Sulawesi Selatan dengan menjadi pembicara di sejumlah forum.
"Kehadiran pak Anies di Makassar itu sebagai tokoh akademisi yang akan menghadiri sejumlah forum-forum di beberapa daerah di Sulawesi Selatan," ujar Ketua Umum Pergerakan Kaum Muda Sulsel Nurfitra Yanto di Makassar, Kamis.
Anies yang ikut dalam konvensi Calon Presiden RI di Partai Demokrat untuk periode 2014-2019 itu menjadi pembicara dalam bincang-bincang bersama jurnalis Makassar yang digelar PKM Sulsel.
Dalam kapasitas sebagai pembicara pada forum diskusi itu, Anies Baswedan membahas permasalahan bangsa dan solusinya bersama para jurnalis.
Menurut Nurfitra, jurnalis memiliki peran krusial dalam rangka perbaikan nasib bangsa dan negara Indonesia. Tidak jarang, jurnalis menjadi saksi hidup dari momentum-momentum penting Indonesia.
"Ide-ide pembaharuan untuk melunasi janji kemerdekaan sering kali muncul dari teman-teman jurnalis, karena itu kami mengundang rekan-rekan jurnalis dalam bincang-bincang bersama pak Anies Baswedan," katanya.
Setelah menjadi pembicara di Makassar serta mengikuti `talk show` di televisi lokal, Anies bertemu Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Bupati Jeneponto Radjamilo, Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin, dan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.
Pada beberapa kesempatan, Anies yang ikut dalam Konvensi Capres Partai Demokrat itu menargetkan kemenangan sambil membuka peluang serta menggarap daerah-daerah di Indonesia, tidak terkecuali Sulsel.
"Saat ini, saya berkonsentrasi pada konvensi. Saya yakin, Insya Allah, saya menang," katanya.
Untuk menang, Anies terus berjalan keliling daerah. Dia mengatakan memenangkan konvensi adalah jalan untuk memperbaiki bangsa dan negara ini yang begitu banyak dilanda masalah, terutama kasus korupsi.
"Sampai hari ini hanya partai Demokrat yang memberikan peluang bagi warga negara biasa yang bukan dari unsur politisi untuk maju. Yang lainnya, tidak ada yang membuka buka pintu," ucapnya.
Menurut dia, semua peserta konvensi memiliki peluang yang sama untuk terpilih menjadi Capres Demokrat. Tetapi, dirinya optimistis dapat menjadi capres partai berlambang "mercy" itu.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
