
Kader Golkar Sidrap Kecam Pernyataan Alfian Mallarangeng

Sidrap, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Sejumlah kader Partai Golkar Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), mengecam Pernyataan kontraversial Andi Alifian Mallarangeng.
Salah satu kader Partai Golkar Sidrap, Sulsel, H Sanre Manike di Sidrap, Jumat, menilai ucapan Andi Alifian yang menyatakan "belum saatnya orang Sulsel memimpin bangsa Indonesia tersebut sangat keterlaluan dan sangat melecehkan etnis bugis."
"Kalau mendukung orang lain yah itu sah-sah saja, tapi kalau sudah menyerang capres lain apalagi sudah menjelek-jelekkan suku bugis yang notabene sukunya sendiri, ini yang sudah sangat keterlaluan, kita tidak terima hal seperti ini," jelasnya.
Legsilator yang kembali terpilih pada Pileg baru-baru ini, juga menjelaskan bahwa Alifian dikenal sebagai orang yang berpendidikan, namun dengan pernyataan-pernyataannya selama ini, Sanre menilai Alifian dan saudaranya Rizal Mallarangeng sudah buta lantaran materi.
Sanre juga ikut mengecam sikap Rizal yang selama ini selalu menyerang dan menjelek-jelekkan Jusuf Kalla. Yang tidak bisa diterima kata Sanre, karena Rizal dan Alifian adala putra Sulsel yang seharusnya tidak terlalu gelap mata menyerang dengan membabi buta dalam menjelek-jelekkan Jusuf Kalla.
"Yah berpolitik yang santunlah, jangan menjelek-jelekkan Capres lain, selain itu jangan lupa tanah dimana kita dilahirkan," ujarnya.
Pernyataan kontraversial Andi Aliifian Mallarangeng itu diucapkan saat kampanye SBY-Boediono di Gedung Olah Raga (GOR) Andi Mattalatta, Makassar, Sulsel, Rabu (1/7).
Pernyataan itu dianggap oleh sejumlah tokoh di Sulsel, menyinggung unsur suku, agama, ras, dan antaragama (sara).
(T.PSO-098/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
