
Gubernur Sulbar Minta Target PAD Dirasionalkan

"Target PAD harus dirasionalkan, jangan menargetkan nilai PAD yang tidak mungkin dicapai, karena potensi tidak mendukung," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, di Mamuju, Selasa.
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Gubernur Sulawesi Barat meminta agar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sulawesi Barat dirasionalkan.
"Target PAD harus dirasionalkan, jangan menargetkan nilai PAD yang tidak mungkin dicapai, karena potensi tidak mendukung," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan, jangan membebani setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Sulbar dengan target PAD yang tinggi sementara tidak mampu dipenuhi, target PAD harus rasional disesuaikan dengan kondisi kemampuan setiap SKPD.
"Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulbar, jangan berharap pada potensi PAD, yang tidak menghasilkan, harus dicari potensi PAD yang benar benar dapat menyumbang anggaran pendapatan daerah," katanya.
Menurut dia, pemerintah di Sulbar meskipun sangat menginginkan penerimaan PAD yang tinggi, namun itu tidak akan dipaksakan kalau tak bisa dilakukan.
Sebelumnya target PAD Sulbar tahun 2014 yang ingin dicapai mencapai Rp215 miliar dalam rancangan peraturan daerah (Ranperda) APBD Sulbar tahun 2014.
PAD Sulbar tersebut meningkat 31,36 persen dibandingan PAD tahun 2013 sebesar Rp120 miliar diantaranya berasal dari pajak daerah sebesar Rp179 miliar, yang merupakan sumber PAD tertinggi di Sulbar sebesar 86 persen, kemudian berasal dari retribusi daerah sebesar Rp4,5 miliar.
Selain itu kata dia, berasal dari hasil pengelolaan kekayaan daerah sebesar Rp1 miliar, kemudian berasal dari pendapatan lain-lain yang sebesar Rp155 miliar.
Target PAD tersebut dianggap terlalu tinggi dan pesimis akan dicapai. A Budiman
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
