
Polisi dan Satpol PP Bersatu Razia Atribut Parpol

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Aparat Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, bersatu melakukan razia atribut calon presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan sebelum Pilpres yakni Minggu (5/7).
Kepala Polisi Resort (Kapolres) Kabupaten Mamuju, AKBP Andreas Hermanto, SH, MSi, Jumat, mengatakan, razia atribut calon presiden dan wakil presiden akan mulai digalakkan tiga hari sebelum pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) capres dan cawapres.
"Hasil kesepakatan bersama antara kami dan pihak Satpol PP berdasarkan petunjuk dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar yang meminta agar melakukan razia kendaraan untuk segera mencopot atribut capres dan cawapres yang terpajang pada kendaraan saat hari tenang berlangsung," kata Andreas.
Menurutnya, razia atribut capres dan cawapres yang menempel pada kendaraan, sekaligus akan mengecek surat tanda nomor kendaraan bermotor.
"Pelepasan atribut capres dan cawapres akan dilakukan langsung oleh Satpol PP, sedangkan kelengkapan kendaraan akan ditangani dari aparat kepolisian," ujarnya.
Selain melakukan razia atribut yang menempel pada kendaraan, pihaknya bersama Panwaslu dan KPU juga akan melakukan penertiban terhadap baliho, spanduk maupun bendera yang terpajang di jalan maupun pasilitas umum lainnya.
"Memasuki hari tenang, pihaknya bersama dengan Panwaslu akan menyisir daerah untuk membersihkan atribut capres dan cawapres," ucapnya.
(T.PSO-104/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
