
Menhub Pastikan Pembangunan Kereta Api Terus Berlanjut

"Saya sudah bicara dengan pak Gubernur (Syahrul yasin Limpo), kata pak Gubernur untuk lahannya sudah siap dan rencananya akan dilakukan groundbreaking di Kabupaten Barru," ungkapnya saat ditemui di Bandara Internasional Sulatan Hasanuddin Makassar, J
Makassar (ANTARA Sulsel) - Menteri Perhubungan EE Mangindaan menyatakan jika pembangunan trase kereta api untuk jalur trans Sulawesi yang sempat tertunda itu kini akan mulai dilanjutkan dan secepatnya dilaksanakan.
"Saya sudah bicara dengan pak Gubernur (Syahrul yasin Limpo), kata pak Gubernur untuk lahannya sudah siap dan rencananya akan dilakukan groundbreaking di Kabupaten Barru," ungkapnya saat ditemui di Bandara Internasional Sulatan Hasanuddin Makassar, Jumat.
Ia mengatakan, rencana pembangunan trase kereta api harus segera dilaksanakan, karena itu dirinya memanggil Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo untuk menemuinya di bandara saat sedang transit.
Dia mengungkapkan meskipun dalam rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 tidak masuk proyek pembangunan trase kereta api trans Sulawesi, proyek tersebut masih bisa dilaksanakan.
Karena proyek pembangunan trase kereta api trans Sulawesi merupakan proyek Public Private Partnership (PPP) yang harus segera dilaksanakan dan tidak boleh ditunda.
"Dalam proyek PPP bisa dilakukan sharing anggaran baik dari APBN, swasta, dan Pemerintah Daerah (Pemda)," tegas Mangindaan menambahkan untuk proyek pembangunan trase KA trans Sulawesi untuk pendanaannya akan lebih banyak dari pihak swasta.
Disebutkannya, kelanjutan pembangunan trase kereta api itu akan tetap dilanjutkan karena adanya pihak swasta yang bersedia membiayai pembangunannya dimana pemerintah pusan dan daerah juga melakukan pembagian.
Mengenai kapan waktu pelaksanaan pembangunannya, Mangindaan tidak mau terlalu jauh menentukannya karena Gubernur Sulsel punya kebijakan untuk melanjutkan pembangunan itu.
"Itu tanyakan langsung saja sama pak Gubernur. Jangan tanyakan bulannya kapan akan dilakukan groundbreaking. Mungkin Gubernur juga menunggu kedatangan Presiden RI untuk melakukan Groundbreaking," sebutnya.
Mangindaan hanya menitipkan pesan kepada gubernur untuk tidak menghentikan pembangunannya jika sudah dilakukan groundbreaking karena proyek ini sangat dinantikan oleh masyarakat.
"Jika sudah berani memulai maka harus terus dilanjutkan, tidak bisa berhenti lagi," tandasnya.
Gubernur Sulsel Syahrul yasin Limpo yang ditemui mengatakan meskipun tidak masuk dalam APBN 2014, dirinya tetap ingin pembangunannya dilaksanakan pada Bulan Februari.
Syahrul menegaskan jika benar proyek pembangunan Trase KA trans Sulawesi tidak masuk dalam APBN 2014, maka pihaknya meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan kewenangan sepenuhnya kepada Pemprov Sulsel untuk menggandeng private sektor atau pihak swasta untuk diajak bekerjasama mewujudkan pembangunan trase KA trans Sulawesi.
"Jika tidak bisa dengan APBN masih ada swasta yang bisa kita gandeng, yang penting grounbreakingnya dulu terlaksana," tandasnya kepada sejumlah wartawan yang menemuinya. M Taufik
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
