
NTP Sulsel Tertinggi di Indonesia

"NTP Sulsel selama tiga bulan terakhir ini di atas 105 persen dan ini melampaui angka rata-rata nasional yang hanya 101,98 persen, bahkan seluruh provinsi di Indonesia itu jauh di bawah Sulsel," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selata
Makassar (ANTARA Sulsel) - Nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Sulawesi Selatan yang mencapai 105,81 persen menempatkan provinsi ini teratas di antara seluruh provinsi lainnya, dan juga melampaui rata-rata nasional yang hanya 101,98 persen.
"NTP Sulsel selama tiga bulan terakhir ini di atas 105 persen dan ini melampaui angka rata-rata nasional yang hanya 101,98 persen, bahkan seluruh provinsi di Indonesia itu jauh di bawah Sulsel," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan Nursam Salam di Makassar, Selasa.
Ia mengatakan, tingginya angka NTP Sulsel itu menunjukkan tingkat kesejahteraan petani masih jauh lebih baik dibandingkan dengan rata-rata secara nasional.
Subsektor yang menjadi pendorong utama naiknya NTP Sulsel adalah tanaman pangan, di mana tercatat angka sebesar 97,12 persen, subsektor hortikultura (NTP-H) sebesar 110,27 persen.
Subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-Pr) sebesar 116,38 persen, subsektor peternakan (NTP-Pt) sebesar 105,76 persen, dan subsektor perikanan (NTP-Pi) sebesar 106,02 persen.
Nursam menyebutkan, tingginya NTP Sulsel selama tiga bulan terakhir ini mengindikasikan bahwa para perani Sulsel jauh lebih `happy` dibandingkan dengan petani lainnya di Indonesia.
Meskipun demikian, dia mengakui NTP Sulsel pada bulan Juni ini mengalami penurunan sebesar 0,58 persen bila dibandingkan dengan NTP bulan Maret yang mencapai angka 108,28 persen. Kaswir
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
