Logo Header Antaranews Makassar

Walikota Makassar Ingatkan Warganya Untuk Berhemat

Jumat, 5 September 2014 10:46 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (FOTO/makassarkota.go.id)
"Selalu saya tekankan dan ingatkan kepada semuanya, di balaikota saja saya selalu bilang berhematlah. Matikan semua peralatan yang tidak terpakai, nanti baru mau dipakai baru hidupkan kembali," ujarnya di Makassar, Jumat.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto kembali mengingatkan warganya untuk melakukan penghematan, apalagi di masa seperti ini setelah adanya wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

"Selalu saya tekankan dan ingatkan kepada semuanya, di balaikota saja saya selalu bilang berhematlah. Matikan semua peralatan yang tidak terpakai, nanti baru mau dipakai baru hidupkan kembali," ujarnya di Makassar, Jumat.

Ia mengatakan, kenaikan bahan bakar minyak oleh pemerintah pusat itu harus dilakukan karena ini terkait dengan subsidi anggaran negara terhadap konsumsi BBM.

Hanya saja, dirinya meminta kepada pemerintah pusat jika BBM dinaikkan, harus diimbangi dengan langkah-langkah strategis untuk menopang kehidupan masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Salah satunya yakni dengan menyiapkan subsidi yang tepat bagi rakyatnya yang mempunyai penghasilan rendah, sehingga dampak dari kenaikan itu tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat.

"Biasanya itu kalau terjadi kenaikan bahan bakar, pasti yang lainnya akan naik juga. Mulai dari listrik, kebutuhan pokok sama transportasi. Inilah yang saya maksud berhemat karena dengan perilaku hemat, tidak akan terasa itu kenaikan bahan bakar," katanya.

Danny mengaku, sebagai kepala pemerintahan daerah, wajib mendukung apa yang ditetapkan oleh pemerintah pusat jika itu memang untuk kepentingan rakyat.

Akan tetapi, dibalik sebuah kebijakan yang tidak populis itu, pastinya akan mendapat reaksi beragam dari rakyatnya dan inilah yang kemudian harus dipikirkan oleh pemerintah.

Pemerintah harus memikirkan langkah-langkah strategis itu untuk tetap menjaga keberlangsungan rakyatnya dan tidak memberatkannya dalam kebijakan tersebut.

"Semoga langkah-langkah strategis pemerintah bisa mengatasi kekhawatiran masyarakat, bisa menopang kehidupannya karena negara harus menjaga keamanan rakyatnya dan salah satunya yaitu kehidupan masyarakat," jelasnya. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026