
Kota Ambon Deflasi 0,25 Persen

"Deflasi di Kota Ambon terjadi pada dua kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan sebesar 0,03 persen serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 2,45 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Maluku Diah Utami di Ambon, Jumat.
Ambon (ANTARA Sulsel) - Kota Ambon mengalami deflasi 0,25 persen, dengan indeks harga konsumen mencapai 111,86.
"Deflasi di Kota Ambon terjadi pada dua kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan sebesar 0,03 persen serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 2,45 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Maluku Diah Utami di Ambon, Jumat.
Sedangkan inflasi terjadi pada lima kelompok pengeluaran antara lain kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,60 persen.
Kemudian untuk kelompok perumahan, air, listrik, gas, serta bahan bakar sebesar 0,50 persen, kelompok sandang 0,18 persen, kelompok kesehatan 1,02 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi serta olah raga 0,45 persen.
Komuditas yang dominan menyumbang deflasi di Kota Ambon adalah angkutan udara, ikan cakalang, telur ayam ras, tomat sayur dan tahu mentah.
Sama halnya dengan Tual yang merupakan kota IHK di Provinsi Maluku juga mengalami deflasi 0,89 persen dangan IHK 117,57.
Tual merupakan salah satu dari 82 kota IHK di Indonesia yang kali ini mencatat nilai deflasi tertinggi, sedangkan deflasi terendah ada di Kota Kudus (Jateng) sebesar 0,03 persen dengan IHK 119,09.
Menurut Diah Utami, dari 82 kota IHK di tanah air untuk posisi September 2014 ini, Kota Ambon menduduki peringkat 67, sementara inflasi bulanannya masuk peringkat ke-74.
"Tingkat inflasi tahun kalender Kota Ambon bulan lalu sebesar 3.85 persen dan tingkat inflasi year on year tercatat 8,85 persen," katanya. M. Attamami
Pewarta : Daniel Leonard
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
