
HUT ke 407 Makassar Dirayakan Berbeda

"Pada upacara nanti itu akan ditampilkan unsur kearifan lokalnya seperti kultur Bugis Makassar dengan aneka suku lainnya di kota ini. Smart City (Kota Pintar), lorong garden dan bagaimana masa depan Makassar," katanya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke 407 Kota Makassar pada 9 November 2014 akan menjadi peringatan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto di Makassar, Rabu, mengatakan, peringatan HUT Makassar akan lebih banyak menampilkan unsur kearifan lokalnya yang disinergikan dengan gagasan kota masa depan (Smart City),
"Pada upacara nanti itu akan ditampilkan unsur kearifan lokalnya seperti kultur Bugis Makassar dengan aneka suku lainnya di kota ini. Smart City (Kota Pintar), lorong garden dan bagaimana masa depan Makassar," katanya.
Dia mengatakan, kegiatan seremoni yang akan digelarnya itu juga akan melibatkan orang dengan sebanyak-banyaknya karena pelibatan itu dinilainya sebagai salah satu upaya pemberian rasa penyadaran bagi masyarakat akan semua potensi sejarah yang dimiliki kota ini.
"Pertama saya ingin melibatkan sebanyak-banyaknya orang karena dengan partisipasi kesadaran tinggi, budaya kita akan kuat, sejarah Makassar termasuk wali kota dan Makassar kedepannya," ujarnya.
Bukan cuma itu, pada puncak peringatan nanti akan mengundang para wali kota, bupati, gubernur se Indonesia hingga para investor asing yang menjadi koleganya pada HUT Makassar.
"Ini bukan hanya seremonial, tetapi ada unsur turisnya. Olehnya kita wajibkan SKPD ini menggunakan pakaian adat pada upacara yang menjadi daya tarik tamu," harapnya.
Dalam rapat yang dihadiri hampir seluruh pimpinan SKPD lingkup pemkot itu, Danny juga mengusulkan diupacara nanti ditampilkan tarian massal empat etnis (Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar) yang menjadi ciri khas Sulsel.
"Bahkan kita inginkan seluruh potensi lokal kita baik paduan suara, tari, puisi, dan lain-lainnya ditampilkan di HUT nanti. Supaya kita bisa memanfaatkan sumber daya manusia kita sendiri," paparnya.
Mantan konsultan tata ruang kota Makassar ini akan menampilkan sejarah kota Makassar beserta sumbangsih para wali kota Makassar yang telah berjasa dalam membangun kota ini. Agus Setiawan
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
