Logo Header Antaranews Makassar

NTP Sulsel Turun Pada Desember 2014

Jumat, 2 Januari 2015 20:59 WIB
Image Print
"Dari NTP tersebut, subsektor hortikultura menyumbang NTP terbesar yakni 108,74 persen...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Nilai tukar petani Sulawesi Selatan pada Desember 2014 tercatat 104,17, turun sekitar 1,07 persen bila dibandingkan NTP pada November 2014 yang mencapai 105,31 poin.

"Dari NTP tersebut, subsektor hortikultura menyumbang NTP terbesar yakni 108,74 persen, menyusul subsektor tanaman perkebunan rakyat 108,73 persen, kemudian subsektor peternakan 105,50 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Nursam Salam di Makassar, Jumat.

Menurut dia, apabila dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya, maka empat subsektor mengalami penurunan NTP yaitu subsektor hortikultra, tanaman perkebunan, peternakan dan perikanan.

Dia mengatakan, apabila mengikuti trend perkembangan NTP Sulsel dari bulan ke bulan menjelang akhir tahun, terjadi penurunan meskipun sangat tipis.

"Hal itu dipengaruhi oleh fluktuasi harga kebutuhan petani di lapangan, termasuk gejolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang akhir tahun, sedikit banyaknya turut mempengaruhi NTP petani," katanya.

Hal itu diakui salah seorang petani di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulsel Kamaruddin.

Dia mengatakan, menjelang akhir tahun rata-rata produksi petani menurun, karena memasuki masa tanam, sehingga aktivitas panen tidak ada. Sementara kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya semakin meningkat.

Sebagai gambaran, harga BBM yang naik akibat pengurangan subsidi pemerintah itu mempengaruhi daya beli petani maupun memperlancar aktivitas produksi. N Yuliastuti



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026