Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel Gelar Seleksi Tebuka Hadapi Pra-PON

Kamis, 5 Februari 2015 19:20 WIB
Image Print
"Kami mengundang seluruh atlet untuk mengikuti seleksi. Kami telah berkomitmen hanya mengakomodasi atlet yang dinilai punya potensi untuk lolos ke PON Jabar 2016," katanya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ikatan Pencak Silat Indonesia Sulawesi Selatan mengagendakan seleksi terbuka untuk menentukan komposisi atlet yang akan memperkuat tim pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2015 Wilayah III di Gorontalo.

Pelatih pencak silat Sulsel, Muhammad Arham di Makassar, Kamis, meminta seluruh pengcab IPSI se-Sulsel untuk terus fokus mematangkan kemampuan atletnya jika ingin pesilat daerahnya memperkuat provinsi itu di Pra-PON 2015 dan PON Jabar 2016.

"Kami mengundang seluruh atlet untuk mengikuti seleksi. Kami telah berkomitmen hanya mengakomodasi atlet yang dinilai punya potensi untuk lolos ke PON Jabar 2016," katanya.

Untuk agenda seleksi tersebut, pihaknya hanya membuka untuk kelas yang tidak dihuni atlet yang bergabung dalam program "Sulsel Maju II" yang memang sejak awal diproyeksikan tampi di PON 2016 seperti kelas A, kelas B dan Kelas C yang dihuni pesilat dan mantan pesilat pelatnas seperti Johan, Awaluddin, dan Hamuddin.

Terkait jadwal seleksi, dirinya mengaku masih menunggu keputusan dari Pengprov IPSI Sulsel. Tim pelatih hanya berharap segera bisa dilakukan sehingga bisa mempersiapkan atlet secara matang sebelum tampil di pra-PON.

Terkait seleksi tersebut, sambung dia, juga masih dimungkinkan dilaksanakan melalui kejuaraan daerah. Pemenang dari setiap kelas yang akan diakomodasi memperkuat Sulsel di ajang pra-PON.

"Seluruh kelas diluar atlet "Sulsel Maju II" akan kita lakukan seleksi. Kami juga masih menunggu petunjuk pengprov IPSI Sulsel terkait pelaksanaanya," katanya

Pada PON 2012 di Riau, Sulsel berhasil meloloskan tujuh pesilat yakni Awaluddin (kelas A), Johan(kelas B), Hamuddin (kelas C), Arfan (kelas D), Irsan (kelas E), Anwar (kelas f) dan Sultan yang turun di kelas I dan Hariani Yahya di kelas E putri.

Dari tujuh pesilat yang diturunkan, Sulsel sukses merebut satu medali emas, satu perak dan satu perunggu.

Sumbangan medali emas datang dari Johan yang turun dikelas B yakni 55-60 kg. Sedangkan medali perak disumbangkan Hamuddin dikelas C, 60-65 kg. Adapun perolehan medali perunggu dari Awaluddin di kelas A yakni 45-55 kg.

"Untuk Awaluddin yang baru saja meraih emas di kejuaraan dunia di Thailand tentu memiliki potesi merabut hasil yang lebih baik. Kami juga komitmen hanya mengakomodir atlet yang punya potensi lolos pra-PON," ujarnya. J Suswanto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026