
Pemprov Sulbar alokasikan anggaran Rp50 miliar untuk pembangunan di Majene

Mamuju, Sulbar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat pada 2026 mengalokasikan anggaran Rp50 miliar untuk berbagai sektor strategis, di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, serta sektor perikanan.
"Meskipun kondisi fiskal daerah sedang mengalami efisiensi, namun tahun ini kami tetap mengalokasikan anggaran Rp50 miliar untuk berbagai sektor strategis di Kabupaten Majene," kata Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat Safari Ramadhan di Kabupaten Majene, Sulbar, Rabu.
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila terdapat kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
"Infrastruktur jalan anggaran yang dibutuhkan saja kurang lebih Rp30 miliar. Jadi selebihnya, untuk sektor pendidikan, kesehatan, perikanan dan lainnya. Ini bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Majene," ujar Suhardi.
Gubernur juga menyoroti kondisi fiskal Kabupaten Majene yang cukup menantang, yang mana sekitar 56 persen APBD masih terserap untuk belanja pegawai.
Kondisi tersebut kata Suhardi, membuat ruang fiskal pembangunan menjadi terbatas.
"Kabupaten Majene sedang menghadapi ujian karena ruang fiskal APBD sangat sempit. Karena itu, provinsi hadir membantu melalui alokasi pembangunan infrastruktur," jelasnya.
Selain anggaran provinsi, Pemprov Sulbar, lanjut Suhardi, juga tengah mengupayakan dukungan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Desa guna mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah Majene.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulbar juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan kampung nelayan di Kabupaten Majene, dan menargetkan pembangunan hingga tiga kampung nelayan dengan nilai investasi Rp21 miliar per lokasi.
"Jika terealisasi, program tersebut berpotensi menghadirkan investasi pembangunan sekitar Rp60 miliar untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir di Majene," kata Suhardi.
Pada rangkaian safari Ramadhan di Kabupaten Majene, Gubernur juga menyerahkan 1.000 paket bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu kebutuhan warga selama bulan suci Ramadhan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulbar bersama BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan Rp42 juta kepada dua ahli waris nelayan yang telah meninggal dunia.
Suhardi menegaskan Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah dan masyarakat.
"Kami hadir untuk bersilaturahmi, berbuka puasa bersama, sekaligus berbagi paket Ramadhan bagi masyarakat Majene. Semoga ini menjadi bagian dari kerja sama yang semakin baik ke depan," kata Suhardi.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
