
Wajo turunkan angka stunting 20,5 persen

Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Ruadi mengapresiasi kinerja Pemkab Wajo yang berhasil menurunkan angka stunting hingga sebesar 20, 5 persen atau berada di bawah rata-rata provinsi.
Fatmawati Rusdi dalam keterangannya di Makassar, Kamis, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif dari kolaborasi lintas sektor dalam penanganan stunting di daerah.
Namun demikian, dirinya mengingatkan agar upaya tersebut terus diperkuat melalui intervensi berkelanjutan, termasuk edukasi gizi dan peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Termasuk kolaborasi Pemerintah Kabupaten Wajo bersama dengan mitra strategis seperti UNICEF dan Yayasan Jenewa Madani Indonesia serta dukungan penuh dari Tanoto Foundation yang telah berjalan sukses agar dapat terus dipertahankan.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menjalankan program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh untuk Anak Stunting) yang menyasar 15.240 anak di 504 lokus pada 24 kabupaten/kota di Sulsel.
Wagub menjelaskan, stunting bukan sekadar kondisi tubuh pendek, tetapi mencerminkan masalah serius gizi kronis dan keterlambatan pertumbuhan akibat faktor infeksi berulang, pola hidup yang kurang sehat, dan minimnya perhatian orang tua terhadap tumbuh kembang anak.
“Kenapa anak kita masuk kategori stunting? Karena pertumbuhannya tidak sesuai usianya. Bisa karena infeksi berulang, pola hidup yang buruk, atau kurang perhatian dari orang tua,” ujarnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
