Logo Header Antaranews Makassar

Literasi keuangan, OJK jangkau 3.000 peserta

Sabtu, 18 April 2026 22:27 WIB
Image Print
Ilustrasi kegiatan literasi keuangan yang digelar OJK sebagai penguatan kesehatan keuangan yang menyasar pada generasi muda diarahkan untuk penguatan literasii lewat pendidikan formal. ANTARA/HO- OJK

Makassar (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjangkau sekitar 3.000 peserta dalam upaya memperkuat literasi keuangan melalui kegiatan edukasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

"Kegiatan tersebut dilakukan melalui webinar internasional ” secara virtual sebagai bagian dari rangkaian Global Money Week 2026," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono dalam keterangan persnya di Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan literasi yang mengusung tema “From Early Education to Financial Health: Integrating Financial Literacy into Formal Education Systems" ini perlu terus diperluas jangkauannya agar masyarakat memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak.

Menurut dia, literasi keuangan harus mampu diwujudkan menjadi kesehatan keuangan, termasuk kemampuan mengambil keputusan yang tepat dan mencapai kesejahteraan finansial jangka panjang, terutama bagi generasi muda.

Karena itu, lanjut dia, pendidikan menjadi sarana strategis dalam membangun kapasitas keuangan sejak dini melalui penguatan pengetahuan, keterampilan praktis, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menambahkan, integrasi literasi keuangan dalam sistem pendidikan formal akan membentuk fondasi yang kuat bagi individu dalam mengambil keputusan keuangan sepanjang hidupnya.

Upaya ini diakui membutuhkan kolaborasi antara regulator, pendidik, industri, dan komunitas. Selain melalui jalur pendidikan formal, OJK juga mendorong edukasi keuangan melalui platform digital, kampanye nasional, serta keterlibatan berbagai pihak guna menciptakan ekosistem literasi keuangan yang inklusif.

Dalam kesempatan tersebut, Chair OECD International Network on Financial Education, Magda Bianco menekankan bahwa edukasi keuangan merupakan modal penting bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai peluang dan risiko keuangan.

Ia menyebutkan bahwa pembelajaran literasi keuangan sejak usia sekolah dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial ekonomi serta meningkatkan ketahanan individu terhadap risiko, termasuk penipuan dan pengelolaan utang.

Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari kementerian dan lembaga, industri jasa keuangan, tenaga pendidik, akademisi, hingga mahasiswa, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi keuangan di Indonesia.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026