
Perkuat ketahanan pangan, Pemkot Makassar dorong sinergi nasional

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan mendorong sinergisitas nasional dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan global.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham di Makassar, Kamis, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui langkah strategis yang terintegrasi dan kolaboratif.
"Pentingnya optimalisasi distribusi pangan, stabilitas harga, serta peningkatan produksi pertanian dan perikanan sebagai fondasi utama menghadapi tantangan global, termasuk dampak fenomena El Nino 2026," ujarnya.
Aliyah Mustika Ilham saat menghadiri kegiatan peninjauan dan diskusi penguatan ketahanan pangan dalam rangka kunjungan kerja reses Komisi IV DPR RI di Gudang Bulog, menyampaikan, ketahanan pangan tidak hanya menjadi isu nasional, tetapi juga prioritas utama daerah yang harus dijaga melalui kebijakan yang responsif dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pangan melalui sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat, provinsi, maupun seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Ia menyatakan, stabilitas pasokan dan harga di tingkat bawah harus dijaga agar masyarakat tetap terlindungi di tengah dinamika global.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Aulia Arsyad yang mendampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan bahwa Pemkot Makassar terus mendorong peningkatan produksi lokal serta memperkuat distribusi pangan berbasis wilayah guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok.
Melalui kehadiran aktif dalam forum itu, Pemkot Makassar menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus memastikan implementasi program ketahanan pangan berjalan efektif di daerah.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menghadapi tantangan perubahan iklim dan dinamika global, serta menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
