Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Sulbar minta atasi kelangkaan pupuk

Senin, 23 Maret 2015 23:45 WIB
Image Print
"Kami berharap agar masalah kelangkaan pupuk sawit petani diatasi karena itu dapat menghambat peningkatan produksi sawit petani...

Mamuju (ANTARA Sulbar) - DPRD Provinsi Sulawesi Barat meminta agar pemerintah di Provinsi Sulbar mengatasi kelangkaan pupuk yang dianggap menghambat peningkatan produksi petani.

"Kami berharap agar masalah kelangkaan pupuk sawit petani diatasi karena itu dapat menghambat peningkatan produksi sawit petani," kata anggota DPRD Sulbar, Ajbar Abdul Kadir pada acara rapat forum satuan kerja perangkat daerah sektor perkebunan Provinsi Sulbar, di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan, kelangkaan pupuk masih menjadi masalah di Sulbar, sehingga antisipasi harus dilakukan agar sektor perkebunan tetap mengalami peningkatan membangun ekonomi daerah.

"Harus dikomunikasikan untuk mencari solusi kelangkaan pupuk ini agar sektor perkebunan dapat pula memacu peningkatan pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.

Menurut dia, petani telah mengeluhkan kelangkaan pupuk seperti yang diberitakan media massa, masalah ini mesti diselesaikan pemerintah dan dicarikan solusi atas penyelesaiannya.

Kelangkaan pupuk sawit di tiga Kabupaten di Provinsi Sulbar perlu diantisipasi karena membuat harga sawit petani turun.

"Kelangkaan pupuk petani perlu diantisipasi karena membuat harga sawit anjlok dan mengakibatkan kesejahteraan petani rendah," kata Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar, Abdul Waris Bestari, di Mamuju.

Ia menyampaikan sebelumnya jika pupuk sawit di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Mamuju Utara mengalami kelangkaan, berakibat pada rendahnya harga jual sawit petani.

"Banyak laporan dari petani, mereka seringkali kesulitan pupuk karena mengalami kelangkaan, dan itu diakui perusahaan," katanya.

Ia mengatakan, pupuk merupakan sesuatu yang sangat penting dalam rangka meningkatkan produksi sawit petani sehingga keberadaannya harus terus menerus dipertahankan dan terlindungi.

Oleh karena itu ia meminta agar perusahaan berusaha menyediakan pupuk bagi petani dan agar tidak mengalami kelangkaan yang dapat merugikan petani sawit dan perusahaan.

"Pemerintah siap berkoordinasi dalam rangka mencegah ketersediaan pupuk dan agar tidak mengalami kelangkaan dengan perusahaan sawit di Sulbar," katanya. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026