
Pemerintah Mamuju gelar operasi pasar

"Operasi ini dilaksanakan untuk menjamin ketersediaan kebutuhan Sembako serta memastikan produk makanan dan minuman...
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menggelar operasi pasar untuk memberikan jaminan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) yang dijual pedagang di pasar tradisional maupun sejumlah swalayan yang ada di daerah itu.
Operasi pasar kali ini dipimpin Bupati Mamuju Dr H Suhardi Duka, MM beserta Sekretaris Daerah Mamuju H Habsi Wahid, Ketua DPRD Mamuju Suraidah Suhardi, Kapolres Mamuju AKBP Eko Wagianto, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kesbangpol serta Satpol PP Kabupaten Mamuju di Mamuju, Jumat.
"Operasi ini dilaksanakan untuk menjamin ketersediaan kebutuhan Sembako serta memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di pasaran aman dikonsumsi bagi masyarakat. Apalagi, dalam suasana bulan Ramadhan maka permintaan masyarakat akan mengalami peningkatan dua kali lipat," kata Bupati.
Bupati dua periode ini selama Sidak lebih banyak menanyakan kepada sejumlah pedagang terkait perkembangan harga dari sejumlah kebutuhan pokok seperti harga minyak goreng, beras, susu, minuman kemasan, mentega, gula dan beberapa produk lainnya.
Dari hasil operasi tersebut bisa disimpulkan bahwa perkembangan harga-harga sembako dipasaran tidak menunjukkan adanya kenaikan yang signifikan. Hanya beberapa komoditi yang mengalami kenaikan seperti telur ayam.
"Yang paling penting dari operasi ini adalah tidak ditemukan beras plastik. Semua beras asli asal dalam negeri bahkan beras produksi Mamuju sendiri yang banyak dijual pedagang. Itu wajar karena daerah kita mengalami swasembada beras," jelasnya.
Pusat perbelanjaan yang menjadi sasaran pertama dilaksanakannya operasi pasar yakni Toko Subur yang terletak tidak jauh dari Pasar Sentral lalu rombongan kemudian melanjutkan operasi di Pasar Sentral Mamuju.
Usai merazia pusat perbelanjaan, rombongan Bupati Mamuju kemudian menuju beberapa rumah kos yang ada di wilayah perkotaan. Hal tersebut dimaksudkan untuk menciptakan suasana yang tentram dan nyaman bagi warga selama menjalankan ibadah puasa.
Dalam Razia tersebut jajaran Pemkab dan Polres Mamuju menjaring beberapa pasangan muda-mudi yang tidak bisa menunjukkan identitas sehingga harus berurusan dengan pihak berwajib yang selanjutrnya dilakukan pendataan.
Pewarta : Aco Ahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
