
Tim SAR perluas pencarian di hari kedua

"Sudah ada pertemuan yang dilakukan di Posko SAR ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim Pencarian dan Penyelamat (Search and Rescue/SAR) gabungan yang menyudahi penyisirannya di hari pertama ini kembali akan menyisir pencarian KM Marina di hari kedua dengan perluasan area.
"Sudah ada pertemuan yang dilakukan di Posko SAR untuk membahas mengenai rencana pencarian korban lainnya dan tugasnya sudah dibagi," ujar Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera di Makassar, Minggu.
Pada pertemuan untuk membahas rencana pencarian dan penyisiran area atau lokasi diduga putusnya kontak antara KM Marina Baru 2B dan Syahbandar Siwa, tugas sudah dibagi.
Khusus untuk SAR TNI Korem dan SAR Polri akan fokus dalam pencarian di wilayah pesisir Teluk Bone karena diperkirakan penumpang akan terbawa arus ke daerah tersebut.
"Tugas sudah dibagikan dan akan fokus mencari korban. SAR Polri dan TNI akan menyisir wilayah pesisir Teluk Bone dan semoga saja korbannya bisa ditemukan besok," katanya.
Sebelumnya, beberapa gabungan Tim SAR yang sudah bersama-sama melakukan upaya pencarian itu antara lain: Badan SAR Nasinal (Basarnas) Sulawesi Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR TNI dan Polri.
Kapal Motor (KM) Marina berangkat dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara menuju Pelabuhan Bansalae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan sekitar pukul 11.00 Wita, Sabtu (19/12).
Kemudian setelah berlayar beberapa saat, kapal itu dihantam ombak besar dan sempat melaporkan ke Syahbandar Siwa sekitar pukul 16.00 Wita bahwa kapal itu kemasukan air akibat terjangan ombak besar.
"Berdasarkan informasi yang kami terima jika KM Marina yang berlayar sejak Pukul 11.00 WITA itu belum juga bisa kontak komunikasi sampai saat ini," kata Kombes Barung.
Ia mengaku bahwa kontak terakhir terjadi pukul 16.00 WITA. Hingga saat ini, tim SAR dan regu lainnya belum bisa menemukan KM Marina milik PT Balibis Putra Siwa tersebut.
"Sampai saat ini belum ada informasi dari sana tetapi Tim SAR dan lainnya juga masih mengitari koordinat, lokasi komunikasi terakhir dengan Syahbandar," katanya.
KM Marina mengangkut penumpang termasuk anak buah kapal (ABK) sebanyak 119 orang dan di antaranya 91 orang dewasa dan 19 anak-anak dan balita serta 10 ABK.
"Kita masih koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Tim SAR gabungan juga terus melakukan kontak komunikasi dengan kami," jelas Frans Barung Mangera.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
