
Lurah dikumpulkan untuk menata PKL

Semua lurah saya kumpulkan karena adanya instruksi dari Pak Wali Kota...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Seluruh Lurah di Makassar dikumpulkan oleh Camat masing-masing setelah adanya instruksi dari Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto untuk menata kembali para pedagang kaki lima.
Camat Rappocini Hamri Haiya di Makassar, Jumat, mengatakan, penataan pedagang kaki lima (PKL) dimaksudkan untuk mengatur tempat berjualannya tanpa adanya kesan kumuh.
"Semua lurah saya kumpulkan karena adanya instruksi dari Pak Wali Kota. Instruksi ini harus diketahui oleh semua lurah karena di setiap kelurahan ada begitu banyak PKL," katanya.
Hamri bersama 10 lurah di kecamatan Rappocini akan melakukan pendataan mengenai jumlah pedagang kaki lima, lokasi berjualan, jenis usaha dan lokasi yang representatif untuk dijadikan tempat relokasi.
Menurut dia, relokasi tempat penjualan sudah diatur oleh kelurahan dan sudah dibahas bersama semua pihak sehingga tidak ada pedagang yang memprotesnya lagi.
Sebelumnya, pada kesempatan yang berbeda 17 Januari 2016, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyampaikan penataan PKL dilakukan dengan membuat sentra PKL di lima hingga enam titik lokasi yang sebarannya mewakili 14 kecamatan yang ada.
Beberapa titik relokasi yang dimaksud diantaranya Pantai Losari, Antang, Boulevard, dan Tamalanrea. Selain itu, penentu kebijakan di Makassar ini juga tengah mengupayakan kucuran kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan bagi pelaku usaha kecil menengah khususnya PKL di Makassar.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
