Logo Header Antaranews Makassar

Makassar bangun sistem global libatkan Perancis

Jumat, 5 Februari 2016 06:54 WIB
Image Print
Kita sangat serius membangun sistem global di Makassar...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang tengah gencar merealisasikan programnya dalam membangun sistem global seperti "Smart City dan "Sister City" melibatkan perusahaan asing dari Perancis.

"Kita sangat serius membangun sistem global di Makassar. Hari ini kita MoU dengan Engie Ineo, salah satu perusahaan Perancis yang konsen pada pengembangan infrastruktur smart city di dunia," ujar Danny Pomanto di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan, kerja sama dengan perusahaan terkenal Perancis Engie Ineo merupakan satu dari negara-negara maju di dunia setelah beberapa perusahaan kenamaan lainnya dari Amerika Serikat, Australia dan Jepang juga diajak bekerjsama.

Danny -- sapaan akrab wali kota itu menjalin kerjasama dengan Engie Ineo yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di Prancis dengan bergerak di bidang rekayasa listrik, informasi dan sistem komunikasi.

"Kebetulan Prancis kita kenal sebagai negara yang maju dalam membangun sistem keamanan masyarakat dan juga sistem manajemen lalu lintas," katanya.

Dalam MoU tersebut, terdapat dua fokus yang akan dikerjasamakan yakni, mengembangkan solusi dalam bidang keselamatan dan keamanan masyarakat, serta pembangunan manajemen lalu lintas yang modern.

Danny menjelaskan, pokok-pokok urusan yang akan dikerjasamakan, diantaranya untuk bidang keselamatan dan keamanan, Perancis akan membantu kota Makassar dalam penyediaan solusi dalam mengembangkan sistem pengembangan infrastruktur CCTV, pengembangan jaringan komunikasi radio, serta manajemen ruang pengendali untuk jaringan smart city di kota Makassar.

Sementara di bidang manajemen lalu lintas, Prancis akan membantu Makassar dalam membangun sistem pengurai kemacetan, penanganan polusi kendaraan serta solusi transportasi publik yang efektif.

Sebelum delegasi Perancis, sejumlah negara maju lebih dulu datang ke kota Makassar menyampaikan komitmennya untuk membantu Makassar menjadi kota dunia. Misalnya, Amerika Serikat, Australia, Jepang, Cina, Perancis, dan beberapa negara maju lainnya.

"Ini bukti bahwa Makassar sudah masuk dalam pusaran pergaulan dunia. Baru-baru ini kita mendapat undangan dari pemerintah Amerika Serikat dan didaulat untuk menyampaikan presentasi disana, termasuk juga agenda pertemuan dengan beberapa perusahaan besar USA. Tentunya kita akan merusaha mengajak mereka untuk berinvestasi di kota Makassar," lanjut wali kota.

Sementara itu, General Manajer Engie Ineo, Gaetan Texier saat menyampaikan pidato singkat sesaat sebelum penandatanganan MoU menilai smart city di kota Makassar sudah "on the track".

"Makassar sudah kelihatan bagus, kita akan ikut menyempurnakannya. Makassar ini sudah on the track," ujar Gaetan Texier melalui penerjemahnya.

Untuk diketahui, General Manajer Engie Ineo, Gaetan Texier sebelumnya menjabat sebagai sekertaris kabinet di era kepemimpinan Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar, Muhammad Ismounandar menjelaskan rencana pembicaraan yang lebih teknis antara Wali Kota Makassar dengan delegasi Engie Ineo.

"MoU ini akan di tindak lanjuti dengan pembicaraan yang lebih tekhnis. Tadi kami mendengar ada banyak kesamaan pandangan dalam metode pengembangan smart city. Pak wali juga menjelaskan makna sombere` yang menjadi pembeda dengan smart city yang di terapkan kota yang lain," ujar Ismounandar.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026