
DPRD Bantaeng Setujui PPAS 2010

Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, menerima dan menyetujui nota kesepakatan tentang Kebijakan APBD 2010.
Nota kesepakatan itu berisi prioritas Plafond Anggaran Sementara (PPAS) bernilai Rp306 miliar lebih sedang PAD menjadi Rp15 miliar lebih, meningkat 10,29 persen.
Sebagai tanda penerimaan dan persetujuan dari empat fraksi di DPRD setempat, dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Bupati Bantaeng yang diwakili Wakil Bupati, HA Asli Mustadjab dengan Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng, Hj Sugiarti Mangunkarim di Bantaeng, Rabu.
Asli Mustadjab mengaku sangat terkesan atas persetujuan ini. "Saya sangat terkesan atas persetujuan dewan ini. Terus terang, semula saya khawatir rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS ini tak bisa diselesaikan karena kondisi waktu yang sudah sangat sempit. Ternyata, kita bisa selesaikan dengan baik," ujarnya.
Ini berkat semangat kejuangan dan pengabdian untuk memajukan daerah sehingga semua bisa kita selesaikan.
"Ibarat pemain tennis, anggota dewan menutup dengan smash. Mudah-mudahan anggota dewan mendatang juga bisa bekerja lebih baik," harapnya.
Wakil Bupati mengkhawatirkan kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)-nya yang terlihat kurang serius mengikuti sidang paripurna tentang anggaran ini.
Ia kemudian meminta Sekretaris Dewan untuk menyerahkan rekap absensi untuk dijadikan pertimbangan. Ini penting sebab kita semua harus ikhlas dalam membangun daerah kita Butta Toa (Bantaeng) yang kita cintai.
Dia mengemukakan, PPAS yang mendapat persetujuan dewan ini memprioritaskan lima bidang masing-masing bidang Pertanian, Pekerjaan Umum (PU), Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Perikanan dan Kelautan, serta Pembinaan dan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dalam rangka perwujudan desa mandiri.
Pengembangan BUMDES diharapkan menjadi acuan sebagai antisipasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia kemudian memberi gambaran pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,7 persen dari 5,35 persen yang diprediksi.
Peningkatan tersebut berkat kinerja yang baik, jelasnya seraya mengatakan, dewan sebagai mitra mengharapkan instrumen pembangunan berimplikasi terhadap pembangunan di daerah ini.
Karena itulah, lanjutnya, untuk melaksanakan kebijakan tersebut dibutuhkan anggaran untuk intensifikasi sumber-sumber pembiayaan. Meski begitu, Ketua DPRD Sugiarti Mangunkarim mengingatkan eksekutif agar pengembangan BUMDES tersebut dipersiapkan secara matang, terutama sumber daya manusia (SDM) yang akan menjadi pengelola.
Ini sangat penting sebab dana yang digunakan akan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, terangnya. Para anggota dewan pada esempatan itu juga memanfaatkan waktu untuk mohon pamit.
"Bila selama ini ada yang terlihat seperti gesekan atau semacamnya, semua itu demi untuk pembangunan daerah, mohon dimaafkan," ucap Sugiarti.
Menurut jadwal, anggota DPRD terpilih akan dilantik 28 Agustus 2009. Para calon wakil rakyat yang akan dilantik itu berjumlah 25 orang dari berbagai partai di daerah ini.
(T.PSO-099/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
