Logo Header Antaranews Makassar

PT CARGILL SIAP MEMBELI KAKAO SULSEL

Selasa, 2 Desember 2008 14:22 WIB
Image Print

Makassar, 2/12 (ANTARA) - PT Cargill Indonesia, perusahaan eksportir yang berpusat di Amerika siap membeli semua produksi kakao, rumput laut, dan jagung Sulawesi Selatan.

"Berapa pun produksi komoditas tersebut yang dihasilkan petani di provinsi ini akan kita beli sepanjang mata dagangan itu bermutu dan berkualitas ekspor," kata Direktur perusahaan itu, Rudyanto Hady di Makassar, Selasa.

Pada pertemuan silaturahmi ini menyatakan keinginan perusahaan membeli semua produksi kakao, rumput laut, dan jagung petani serta kegiatan pembibitan kakao di Kabupaten Gowa, Sulsel yang dilakukan perusahaan bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Ia mengatakan , pada tahun 2008 ini pihaknya membeli 25.000 ton kakao Sulsel atau menurun dari tahun 2007 sebanyak 45.000 ton.

Penurunan itu disebabkan anjloknya produksi kakao Sulsel akibat tanaman itu sudah tua sehingga produksinya kurang, adanya serangan hama PBK dan program sambung samping tanaman kakao kurang produktif bahkan bisa membawa malapetaka bagi petani.

Salah satu upaya yang harus dilakukan pemerintah provinsi Sulsel dan kabupaten penghasil kakao untuk meningkatkan produksinya adalah melakukan peremajaan tanaman pada sentra-sentra kakao di daerah ini.

"Cara ini akan meningkatkan produksi komoditas tersebut dengan pemeliharaan yang lebih intensif sehingga kualitasnya lebih bagus dari produksi sebelumnya," katanya seraya menyatakan, 'berapa pun produksi kakao, rumput laut, dan jagung Sulsel akan kita beli semua karena kebutuhan dunia terhadap komoditas ini setiap tahun meningkat.

Kebutuhan dunia untuk komoditas kakao tahun 2009 diperkirakan sekitar lima juta ton, sementara pasokan tahun lalu kurang lebih 2,4 juta sampai 3,7 juta ton atau permintaan bertambah 1,3 juta ton dari suplai periode sebelumnya.

Pihaknya juga melaporkan bahwa perusahaan memproduksi pupuk buatan (kompos) dengan harga murah, untuk melayani permintaan petani dalam upaya meningkatkan produksi tanamannya.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang menyambut baik keinginan perusahaan itu yang akan membeli semua produksi kakao, rumput laut, dan jagung petani sehingga kesejahteraan masyarakatnya diharapkan dapat meningkat.

Tanpa merinci jumlah produksi ketiga mata dagangan ekspor Sulsel tersebut yang nantinya akan dibeli perusahaannya ini, kata Agus, tanaman kakao sekitar 350 ribu hektare secara bertahap akan diremajakan untuk menghasilkan produksi kakao satu juta ton dengan dana suntikan Pemerintah Pusat antara RP250 juta hingga RP350 miliar.

"Lima tahun ke depan produksi itu bisa dicapai karena tidak ada lagi pohon kakao yang tua dan sambung samping," katanya seraya berharap perusahaan tersebut ikut berperan meningkatkan mutu ketiga komoditas tersebut dengan memberi bibit unggul dan pembinaan kepada petani. ***2***
(T.PK-HK/B/M015/M015) 02-12-2008 20:32:24