Logo Header Antaranews Makassar

Mahasiswa UNM Hadiri Seminar Literasi Dunia

Jumat, 24 Februari 2017 20:22 WIB
Image Print
"Kegiatan yang diadakan Korean Association for Science Education (KASE) ini mengajak seluruh professor...

Makassar (Antara Sulsel) - Tiga Mahasiswa asal Universitas Negeri Makassar (UNM) wakili Indonesia dalam Konferensi dan Seminar Internasional Praktisi Sains dan Literasi Dunia di Seoul National University, Korea Selatan, 9 hingga 11 Februari 2017.

Mahasiswa UNM yang juga salah satu peserta seminar, Iwan Setiawan di Makassar, Jumat, menyatakan selain dirinya juga dua rekan sesama mahasiswa UNM yakni Amal Jaya, dan Ummu Kalsum Salam.

"Kegiatan yang diadakan Korean Association for Science Education (KASE) ini mengajak seluruh professor, peneliti, dan aktivis akademisi dari berbagai bidang ilmu pengetahuan untuk berkolaborasi sebagai upaya pemecahan masalah alam lingkup pendidikan, khususnya Pendidikan Sains," katanya.

Ia menjelaskan, ketiganya berhasil lolos dalam tahap seleksi yang dilakukan dan menjadi repsentasi Indonesia dalam kegiatan tersebut, yakni dengan mempresentasikan karya tulis ilmiah yang berjudul Free-gram (Free Chemical Practice Program): Improving Students Comprehension in Chemistry by Using Computer-Based Program to Visualize the Conceptual Teaching Material.

Karya tulis yang mengangkat tentang penerapan teknologi aplikasi digital dalam dunia sains tersebut ditujukan sebagai upaya menumbuhkembangkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran Kimia.

Free-gram sendiri merupakan aplikasi yang dibuat khusus sebagai media belajar pendamping yang mampu menyuguhkan pengalaman belajar yang menyenangkan serta aman bagi siswa.

Aplikasi ini disertai dengan penjelasan materi bahasan dan dilengkapi dengan efek visual untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai materi konseptual yang diajarkan.

"Pengembangan aplikasi yang kami berinama Free-gram (Free Chemical Practice Program) dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran Kimia, dimana Free-gram dapat dijadikan sebagai media alternatif untuk memvisualisasikan materi konseptual yang diajarkan guru di sekolah melalui computer atau pun telepon selular dengan aman dan menyenangkan tanpa adanya kekhakawatiran mengenai kesalahan kerja terhadap bahan-bahan praktikum kimia yang nyata," sebutnya.

Untuk seminar yang mengangkat tema "Bringing Scientific Literacy Forward: National & International Perspectives", kata dia, memang tidak semua mahasiswa mampu dan beruntung untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Terlebih berbagai tahap seleksi dilakukan untuk memilih kandidat terbaik dari seluruh penjuru benua dengan tingkat persaingan yang bisa dikatakan sangatlah ketat.

Adapun beberapa negara yang ikut andil dalam kegiatan ini diantaranya; Korea, Indonesia, USA, Japan, Cina, Taiwan, Singapur, dan lain sebagainya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026