
Kapten PSM Nilai Pemain Asing Belum Teruji

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sejumlah pemain asing yang telah ikut berlatih bersama tim PSM belakangan ini, dianggap masih perlu diuji sebelum akhirnya direkrut untuk memperkuat tim di Superliga mendatang.
Kapten PSM Makassar, Syamsul Chaeruddin di Makassar, Rabu, mengatakan bahwa untuk musim yang akan datang, pemain asing yang akan memperkuat tim selayaknya memang harus memiliki kualitas dan kemampuan yang lebih dibandingkan kualitas pemain lokal.
Hal itu diharapkan mampu membantu tim dalam setiap pertandingan yang akan dilakoninya.
"Saya belum bisa memberikan penialain terhadap kualitas mereka, namun demikian, saya sepakat dengan keputusan pelatih yang ingin menguji mereka dalam laga menghadapi lawan yang memiliki kualitas seimbang," katanya.
Mengenai keinginan untuk segera merampungkan tim terkait jadwal kompetisi yang semakin dekat, memang dianggap alasan yang masuk akal, namun demikian tidak harus terburu-buru mengingat hal itu justru dapat berdampak kurang baik terhadap perjalanan tim ke depan.
Untuk beberapa pemain asing yang tengah mengadu keberuntungan di tim "Juku Eja" memang beberapa diantaranya sudah mendapat sinyal yang baik dari sejumlah pihak, termasuk manajer tim, Kadir Halid.
Bahkan beberapa waktu lalu ia mengaku bahwa proses rekrutmen terhadap pemain akan segera bisa dilakukan walaupun akhirnya sepakat dengan keinginan pelatih untuk merekrut mereka setelah berlaga di kompetisi Makassar Cup.
Beberapa pemain asing yang belakangan namanya mencuat untuk mengisi kuota asing yang tersisa diantaranya gelandang asal Afrika Selatan, Mfundo Cecil Mathonsi serta stopper Kamerun, Henry Nyobi. Penampilan keduanya dalam sesi latihan dan ujicoba terlihat lebih baik.
"Sebagai pemain, saya tidak berhak mencampuri urusan rekrut pemain, namun siapapun yang akhirnya bergabung dalam tim, memang merupakan sosok yang mampu membantu tim di kompetisi yang akan datang," katanya.
(T.PSO-102/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
