
Pembangunan "Middle Ring Road" Makassar Capai 40 Persen

Makassar (Antara Sulsel) - Kepala Satuan Kerja (Satker) Jalan Metropolitan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII Amin Hamid mengatakan pembangunan jalan dan jembatan Middle Ring Road (MRR) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mencapai 40 persen.
"Pengerjaan 40 persen itu termasuk beton, timbunan tanah, dan agregat kelas A," kata Amin yang ditemui di sela peninjauan perkembangan proyek tersebut oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Rabu.
Hingga Desember 2017, kata dia, pihaknya menargetkan panjang jalan yang rampung mencapai 1,2 km hingga di Jalan Laimena.
Total panjang jalan proyek Middle Ring Road yang menghubungkan jalan Perintis Kemerdekaan dari arah Makassar dan arah Maros ke jalan Leimena dan Jalan Borong Raya itu mencapai 7,09 km.
Proyek itu dibagi dalam dua tahap, tahap pertama sepanjang 3,05 km (sudah kontrak), sedangkan tahap ke dua sepanjang 4,04 km (belum kontrak).
Untuk tahun 2017, lanjut dia, pihaknya memperoleh anggaran sebesar Rp75 miliar, sedangkan di tahun 2018 memperoleh anggaran Rp70,6 miliar.
Secara total alokasi pagu dana untuk proyek itu dari 2015 hingga 2018 mencapai Rp174,78 miliar dengan sumber pembiayaan APBN.
Sementara Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berharap pihak terkait mampu merampungkan pembangunan MRR hingga perbatasan jalan Laimena pada Desember mendatang.
"Kita berharap pembangunan ini menjadi percontohan pembangunan `middle ring road` di kawasan Indonesia Timur," katanya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
