Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Sulsel Nilai Pemprov Lamban Perbaiki Jembatan

Selasa, 4 Juli 2017 14:58 WIB
Image Print

Makassar (Antara Sulsel) - Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan M Roem menilai Pemerintah Provinsi Sulsel lamban memperbaiki Jembatan Lolisang yang kini rusak parah padahal berfungsi sebagai penghubung Kabupaten Bulukumba dengan Sinjai Timur.

"Ini sudah masuk triwulan ketiga, tetapi jembatan tersebut belum ada tanda-tanda diperbaiki, padahal Pemprov Sulsel berjanji tahun ini merealisasikan perbaikan jembatan itu," kata Roem usai Rapat Paripurna di gedung DPRD Sulsel, Selasa.

Menurut dia, jembatan yang sudah berdiri lebih dari 10 tahun belum tersentuh perbaikan dari instansi terkait Bina Marga Pemrov Sulsel, mengingat konstuksi jembatannya hanya menggunakan kayu yang sudah rapuh dan semakin sulit dilalui mobil.

Selain itu, jembatan lama tersebut masih menggunakan alas kayu gelondongan sebagai jalur kendaraan, belum menggunakan beton. Sementara jembatan ini berada persis di tengah arus pertemuan sungai dan laut atau muara di dua kabupaten setempat.

"Sejak saya jadi Bupati di Sinjai dulu, kondisi jembatan itu memang perlu perbaikan, saya sudah mengusulkan ke pusat agar jembatan itu menjadi bagian dari jalan provinsi, namun belum juga mendapatkan perhatian," kata politikus Golkar ini.

Sementara anggota DPRD Sulsel Daerah Pemilihan V Bulukumba-Sinjai, Arum Spink mengemukakan, kendati jembatan yang berbatasan antara di Kecamatan Kajang, Bulukumba dan Tellu Limpoe, Sinjai berada di dua kabupaten, namun merupakan tanggungjawab Provinsi Sulsel agar akses ekonomi bisa berjalan normal.

Untuk itu, dirinya telah berkordinasi dengan sejumlah anggota dari Dapil V untuk mendorong ke Komisi D untuk dibahas secara serius langkah selanjuntya, mengingat masalah ini sebelumnya sudah disampaikan ke Pemrov Sulsel, tetapi tidak mendapat respon positif.

"Kasihan warga di sana, butuh waktu untuk menyeberang, karena kondisi jembatan sudah sangat berbahaya bila dilalui kendaraan, dan mesti pelan-pelan sehingga membutuhkan waktu dan perjuangan agar bisa melalui jembatan kayu itu," ucapnya anggota DPRD dari Partai Nasdem kepada wartawan.

Diketahui jembatan ini berada di batas Desa Lolisang, Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, dengan Desa Pattongko Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Sejak dibangun 10 tahun lalu kondisi jembatan ini mulai mengalami kerusakan dan sulit diakses pengguna jalan.

Anggota lainnya Yusran Sofyan menegaskan, Pemrov Sulsel harus segera menyikapi persoalan ini, sebab akses jalan sangat dibutuhkan masyarakat dalam menunjang perekonomian di dua daerah tersebut.

"Harus segera disikapi, ini sangat penting bagi keperluan masyarakat. Pemerintah diminta segera melakukan perbaikan agar perekonomian masyarakat bisa bertumbuh disana dan tidak tersedat gara-gara akses jembatan rusak," tegas legislator asal Partai Gerindra dari Dapil V ini.

Jembatan 70 meter itu landasan kaynya sudah rusak dan rapuh akibat terkena air secara terus menerus saat pasang dan arus deras kala hujan lebat.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026