Logo Header Antaranews Makassar

PKB Sulbar Kutuk Kekerasan Di Rohingya

Selasa, 5 September 2017 06:38 WIB
Image Print

Mamuju (Antara Sulbar) - Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Sulawesi Barat mengutuk kekerasan yang dilakukan aparat militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya.

"Tragedi yang menimpa Muslim Rohingya di negara Myanmar adalah kejahatan kemanusiaan yang dilakukan aparat militer negara itu," kata Sekretaris DPW PKB Sulbar Muh Yahya Hanafi di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi mesti bertanggung jawab atas aksi kejahatan kemanusiaan yang dilakukan aparat militer negara itu.

"Nobel Perdamaian yang diberikan kepada Aung San Suu Kyi harus dicabut karena melakukan pembiaran terhadap aksi kejahatan kemanusiaan yang dilakukan militer Myanmar," katanya.

Menurut dia, pemerintah Indonesia harus terus mendesak agar Myanmar segera menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya.

"Aksi kekerasan yang sudah menimbulkan banyak korban jiwa di pihak etnis Rohingya harus segera dihentikan, pemerintah Indonesia mesti bersikap dan harus mendesak agar itu dihentikan," katanya.

Ia menyebut kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya merupakan genosida dan pelakunya harus segera diseret ke pengadilan internasional.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026