Logo Header Antaranews Makassar

Bantaeng Raih Kota Layak Pemuda Dari Kemenpora

Minggu, 29 Oktober 2017 12:02 WIB
Image Print
Kadis Pemuda dan Olahraga Bantaeng Syahrul Bayan (dua kanan) foto bersama usai menerima penghargaan Kota Layak Pemuda di Padang, Sabtu (28/10). (FOTO/Humas Bantaeng)

Bantaeng (Antara Sulsel) - Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, meraih penghargaan Kota Layak Pemuda (KLP) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga karena dianggap berhasil melakukan pembinaan dan pemberdayaan pemuda di kabupaten setempat.

"Penghargaan KLP diserahkan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi kepada Kadis Pemuda dan Olahrga Bantaeng Syahrul Bayan, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Padang, Sumatera Barat, pada 28 Oktober 2017," kata Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Dokumentasi Humas Pemerintah Kabupaten Bantaeng Andi Sukmawati di Bantaeng, Minggu.

Menurut Sukmawati, penghargaan KLP diberikan kepada 10 kabupaten/kota yang dianggap telah berhasil melakukan pembinaan dan pemberdayaan pemuda di daerahnya.

"Bantaeng satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang telah mencapai beberapa indikator yang ditetapkan Kemenpora dan memenuhi kriteria kabupaten/kota layak pemuda," ujarnya.

Selain Bantaeng Kabupaten / Kota yang mendapat penghargaan KLP antara lain Kota Bandung, Kota Jakarta Utara , Kota Makassar, Kota Padang, Kota Tangerang, Kota Ternate, Kota Banda Aceh, Kota Pontianak dan Kota Tangerang Selatan, seluruhnya memperoleh piagam, piala dan uang pembinaan senilai Rp100 juta.

Sementara itu, Menpora menyatakan penghargaan KLP salah satu program prioritas Kemenpora dalam meningkatkan mutu standarisasi kepemudaan di seluruh Indonesia, sehingga semua Kota dan Kabupaten di Indonesia mempunyai standardisasi dalam pengembangan pemuda yang berusia 16 sampai 30 tahun yang diatur dalam UU dan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga No. 11 Tahun 2017.

"Pemuda sebagai agen pembaharuan dan pembangunan perlu mendapat perhatian dan pengembangan. Saya optimis dengan adanya program KLP ini, maka para pemimpin daerah dapat meningkatkan partisipasi dan peran serta pemuda dalam pembangunan agama, sosial, budaya dan ekonomi, sesuai dengan Nawa Cita dan komitmen pemerintah pusat," ujarnya.

Imam Nahrawi menambahkan struktur penduduk Indonesia saat ini pada dasarnya cukup positif, mengingat jumlah penduduk yang tergolong usia produktif jauh lebih besar dibanding penduduk yang kurang produktif.
"Ini tentu memberi dampak yang baik dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia," tambahnya.

Turut hadiri pada acara tersebut Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Jonni Mardizal, Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu, Asdep Bidang Standarisasi dan Infrastruktur Pemuda Zainal Aminin dan Staf Khusus Komunikasi dan Kemitraan Anggia Ermarini.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026