Logo Header Antaranews Makassar

Calo Penerimaan CPNS di Sidrap Marak

Sabtu, 17 Oktober 2009 12:26 WIB
Image Print

Sidrap, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Pada musim penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi 2009 di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mulai dimanfaatkan sejumlah calo untuk meraup keuntungan.

Menariknya, meskipun jadwal penerimaan CPNS di Sidrap belum jelas, namun oknum calo PNS tersebut sudah berani menjanjikan kelulusan terhadap warga yang berminat jadi PNS dalam lingkup Pemkab Sidrap.

Tidak sebatas itu, bermunculannya calo tersebut bahkan disebutkan berani menjual nama sejumlah pejabat penting di Kabupaten Sidrap.

Tidak main-main, calo PNS ini kabarnya sudah berani memasang tarif tinggi mencapai Rp50 hingga Rp60 juta kepadanya mangsanya.

Ramli, salah seorang warga Pangkajene, Sidrap, Sabtu, mengaku telah didatangi seseorang yang mengaku siap mengurus dirinya menjadi seorang PNS.

Lelaki separuh baya tersebut ujar sumber menjanjikan siap "menggolkan" dirinya menjadi PNS pada penerimaan mendatang.

Hanya saja lanjutnya, oknum yang tidak dikenal tersebut mewajibkan untuk menyetor dana pengurusan sebanyak Rp60 juta dalam bentuk uang tunai.

Berununtung menurut sumber tadi dirinya tak langsung percaya begitu saja dengan rayuan oknum calo tersebut setelah curiga dengan gelagak sang calo.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sidrap,Drs Hasanuddin Syafiuddin MSi yang dikonfirmasi secara terpisah mengimbau agar masyarakat khususnya peminat CPNS tidak langsung mempercayai ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Hasanuddin memastikan penerimaan PNS mendatang bebas dari pungutan.

"Jadi saya imbau agar warga selalu waspada terhadap banyaknya calo yang bergentanyangan yang ingin memanfaatkan momen penerimaan CPNS nanti. Jangan mudah percaya dengan ajakan orang yang tidak bertanggung jawab, apalagi jika oknum tersebut telah berani menjual nama pejabat tertentu sebagai jaminan kelulusan," imbau Sekkab.

Hasanuddin juga meminta agar warga tidak segan-segan melaporkan kepada pihak berwajib bilamana menemukan atau didatangi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sebaliknya kata Hasanuddin Pemkab Sidrap akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menjaga kemungkinan meluasnya aksi penipuan, ungkapnya.

(T.PSO-098/S016)