Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar-Kalsel Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama

Selasa, 16 Januari 2018 18:31 WIB
Image Print
Asisten I Bidang Tata Praja Pemprov Sulbar, Nur Alam Tahir didampingi Kepala Biro Tapem, Abdul Wahab Hasan Sulur saat pertemuan dengan Pemerintah Kalsel membahas tindak lanjut kerjasama BUMD Sulbar dan Kalsel di Mamuju, Selasa, (16/1). (FOTO/Humas Pe

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Provinsi Sulawesi Barat, Selasa, untuk melakukan pertemuan terkait penjajakan kerjasama antarkedua provinsi.

Pertemuan yang berlangsung di ruang Kantor Gubernur Sulbar itu, dipimpin Asisten I Bidang Ketataprajaan, Nur Alam Thahir, didampingi Kepala Biro Tapem, Abdul Wahab Hasan Sulur.

Asisten I Sekretariat Provinsi Kalsel, Siswansah menuturkan maksud dan tujuan kunjungan tersebut untuk melanjutkan proses yang telah kerjasama antara Sulbar dan provinsi yang dijuluki daerah 1.000 sungai tersebut.

"Kami berharap dapat melanjutkan hal yang terkait dengan kunjungan Gubernur Sulbar beberapa waktu yang lalu. Dan dengan adanya kerjasama ini, kami juga berharap masing-masing provinsi dapat memanfaatkan potensi dan mengelola permasalahan atau tantangan bersama untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai," kata Siswansah.

Lebih lanjut Siswansah mengatakan, kerjasama tersebut dapat meningkatkan progres peningkatan atau percepatan pengembangan potensi dan komoditas yang dikerjasamakan.

Beberapa daerah yang telah bekerjasama dengan Kalsel sebelumnya tambah dia, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Pertemuan tersebut kata Siswansah juga bertujuan mensinergikan potensi dan peluang masing-masing daerah, menetapkan target waktu dan jadwal kunjungan dan menetapkan target dan waktu penandatanganan kerjasama.

"Kerjasama yang dimaksud terkait dengan potensi alam yang dimiliki masing-masing daerah, seperti pertambangan batu bara, migas dan mineral, kayu, perkebunan sawit dan karet serta potensi nonsumber daya alam seperti pendidikan, transportasi, pariwisata dan kawasan industri," terang Siswansah.

Sementara Asisten I Bidang Ketataprajaan Setprov Sulbar Nur Alam Tahir yang menerima rombongan TKKSD Kalsel menyampaikan, potensi alam yang dimiliki daerah itu juga sangat banyak, termasuk kawasan wisata yang punya daya tarik yang jika dipoles lagi akan menjadi lebih baik.

Begitu juga perkebunan sawit yang sangat luas.

"Gubernur Ali Baal Masdar saat ini juga mencari area yang dapat digunakan sebagai tempat peternakan sapi dengan harapan bisa diekspor keluar negeri. Untuk itulah, pimpinan OPD kiranya dapat melihat potensi-potensi yang ada di Kalsel dan dapat membangun kerjasama yang masing-masing daerah dapat berkontribusi," kata Nur Alam.

Pada pertemuan tersebut juga disampaikan rencana kunjungan Gubernur Kalsel ke Sulbar yang dijadwalkan pada Februari 2018.

Terkait rencana kunjungan Gubernur Kalsel ke Sulbar, Nur Alam Thahir menyampaikan, akan mendiskusikan dengan Ali Baal Masdar.

"Mudah-mudahan tidak ada kegiatan nasional yang jadi penghalang. Kami akan membicarakan dulu bersama pimpinan mengenai waktu kunjungan agar persiapan juga matang. Yang jelasnya kami akan terus bangun komunikasi intensif untuk memenuhi semua tahapan kerjasama dan menghindari jatuh tempo," terang Nur Alam.

Sedangkan Direktur Utama Perusda Sulbar, Arifin Raseng yang juga hadir pada pertemuan tersebut mengatakan, tujuan dari pertemuan tersebut pada akhirnya adalah "business to business" tapi harus diawali dengan "government to government" dulu.

"Jadi pertemuan-pertemuan selanjutnya masih diperlukan untuk membahas lebih jauh agar kedua daerah bisa sama-sama menguntungkan dan bisa sama-sama jadi penikmat, yang jelas pada 19 Juni 2018 semua detail masalah sudah harus selesai," ujar Arifin.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026