Kapal Fery penumpang Mamuju dIbenahi
Rabu, 11 Juli 2018 21:03 WIB
Ilustrasi kapal tenggelam (istimewa)
Mamuju (Antaranews Sulsel)- Kapal feri mini untuk mengangkut penumpang yang berada di wilayah kepulauan Kecamatan Balabalakang Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat sementara dibenahi sebelum dioperasikan.
"Kapal feri mini yang akan menjadi penhubung kota Mamuju dengan wilayah kepulauan Kecamatan Balabalakang yang terletak diperairan sulawesi telah dilakukan uji coba," Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamuju Muh Yani di Mamuju, Rabu.
Ia mengatakan, kapal yang dibuat pemerintah dengan anggaran Rp1,7 miliar tersebut masih perlu dibenahi setelah dilakukan uji coba.
"Kekurangan dari kapal feri yang dibuat pemerintah telah temukan setelah dilakukan uji coba sehinga akan segera dibenahi dan diperbaiki pemerintah," katanya.
Rekanan proyek kapal tersebut, H Basri mengungkapkan akan berupaya segera membenahi sejumlah kekurangan yang terdapat pada kapal tersebut agar segera dapat dioperasikan.
Bupati Mamuju, Habsi Wahid sebelumnya mengatakan, kapal tersebut akan dapat membantu masyarakat di Kecamatan Balabalakang bukan hanya sebagai sarana transportasi tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang bisa langsung dibawa ke Kota Mamuju.
"Dalam waktu dekat kapal feri mini akan segera dioperasikan, mungkin sisa hanya pembenahan sedikit kapal tersebut nantinya akan diserahkan kepada pemerintah Kecamatan Bala-balakang untuk dioperasionalkan tentunya untuk kepentingan masyarakat bupati mengaku bangga sebab pembuatan kapal feri mini itu merupakan hasil produksi warga lokal dengan kapasitas besar.
"Pemerintah mengharapkan para pekerja yang notabene masyarakat asli Desa Sumare terus meningkatkan kemampuan sehingga bisa terus berkembang dan tidak menutupkemungkinan bisa memproduksi kapal yang lebih modern lagi," katanya.
"Kapal feri mini yang akan menjadi penhubung kota Mamuju dengan wilayah kepulauan Kecamatan Balabalakang yang terletak diperairan sulawesi telah dilakukan uji coba," Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamuju Muh Yani di Mamuju, Rabu.
Ia mengatakan, kapal yang dibuat pemerintah dengan anggaran Rp1,7 miliar tersebut masih perlu dibenahi setelah dilakukan uji coba.
"Kekurangan dari kapal feri yang dibuat pemerintah telah temukan setelah dilakukan uji coba sehinga akan segera dibenahi dan diperbaiki pemerintah," katanya.
Rekanan proyek kapal tersebut, H Basri mengungkapkan akan berupaya segera membenahi sejumlah kekurangan yang terdapat pada kapal tersebut agar segera dapat dioperasikan.
Bupati Mamuju, Habsi Wahid sebelumnya mengatakan, kapal tersebut akan dapat membantu masyarakat di Kecamatan Balabalakang bukan hanya sebagai sarana transportasi tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang bisa langsung dibawa ke Kota Mamuju.
"Dalam waktu dekat kapal feri mini akan segera dioperasikan, mungkin sisa hanya pembenahan sedikit kapal tersebut nantinya akan diserahkan kepada pemerintah Kecamatan Bala-balakang untuk dioperasionalkan tentunya untuk kepentingan masyarakat bupati mengaku bangga sebab pembuatan kapal feri mini itu merupakan hasil produksi warga lokal dengan kapasitas besar.
"Pemerintah mengharapkan para pekerja yang notabene masyarakat asli Desa Sumare terus meningkatkan kemampuan sehingga bisa terus berkembang dan tidak menutupkemungkinan bisa memproduksi kapal yang lebih modern lagi," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lurah Simboro di Mamuju sebut keberadaan Posbankum sangat membantu masyarakat
30 January 2026 18:34 WIB
Polresta Mamuju dan organisasi mahasiswa teken kesepakatan demonstrasi damai
15 January 2026 19:59 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
SAR evakuasi 101 kantong jenazah korban longsor Cisarua hingga hari ke-20
12 February 2026 15:42 WIB
Kehilangan uang, Seorang guru SD di jember tega menanggalkan pakaian 22 siswanya
12 February 2026 15:24 WIB