Dirjen Belmawa tantang Kampus PNUP terapkan Program MEME
Minggu, 26 Mei 2019 3:28 WIB
Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti Prof Dr Ismunandar pada diskusi bersama segenap pejabat struktural lingkup PNUP beserta perwakilan mahasiswanya di Kampus I PNUP, Makassar, Sabtu (25/05/2019). (ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah)
Makassar (ANTARA) - Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti Prof Dr Ismunandar menantang Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) untuk menerapkan Program Multy Entry Multi Exit (MEME).
Dalam diskusi bersama segenap pejabat struktural lingkup PNUP beserta perwakilan mahasiswanya, di Kampus I PNUP Makassar, Sabtu, Prof Ismunandar menyatakan, meskipun telah dituangkan dalam bentuk aturan, Program MEME memang belum dapat dijadikan sebagai kewajiban resmi bagi semua politeknik yang ada. Karena itu, bagaimana ketika PNUP yang lebih dulu memulainya.
Prof Ismunandar di hadapan segenap sivitas akademika PNUP Makassar.menjelaskan, Program MEME merupakan salah satu program Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang dianggap dapat menjadi pagar bagi para mahasiswa berbasis vokasi.
Menurutnya, setelah kuliah dua tahun atau empat semester, mahasiswa bisa mencari kerja. Setelah mendapat kerja, mahasiswa bisa mengambil kuliah sesuai dengan jenjang pendidikannya. Program ini berlaku untuk semua jenjang vokasi mulai dari D2 hingga D4 atau setara S1 terapan.
"Misalnya pada Kampus PNUP untuk bisa lulus kuliah dan bisa bekerja di dunia industri," katanya lagi.
Program MEME memberikan beberapa keuntungan bagi perguruan tinggi dan mahasiswa vokasi.
Pada perguruan tinggi, akan menekan jumlah mahasiswa yang drop out. Sedangkan untuk mahasiswa, selain mendapatkan ijazah, mereka juga mendapat sertifikat kompetensi jika lulus dalam tes sertifikasi, sehingga akan sangat memudahkan mereka memperoleh pekerjaan.
"Untuk itu, kami berharap agar politeknik termasuk PNUP segera meramu kurikulum yang pas bagi mahasiswanya," ujar Prof Ismunandar.
Direktur PNUP Prof Ir Muhammad Anshar mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan perdana Dirjen Belmawa ke Kampus PNUP.
"Saya berharap agar segenap sivitas akademika PNUP yang hadir benar-benar memanfaatkan momen ini, dengan melakukan diskusi yang berbobot bersama Dirjen Belmawa tentang sejumlah hal utamanya terkait peningkatan kualitas PNUP dari aspek pembelajaran dan kemahasiswaan," katanya pula.
Dalam kunjungan tersebut, Dirjen Belmawa juga berkesempatan berkunjung ke sejumlah laboratorium jurusan teknik elektro PNUP.
Dalam diskusi bersama segenap pejabat struktural lingkup PNUP beserta perwakilan mahasiswanya, di Kampus I PNUP Makassar, Sabtu, Prof Ismunandar menyatakan, meskipun telah dituangkan dalam bentuk aturan, Program MEME memang belum dapat dijadikan sebagai kewajiban resmi bagi semua politeknik yang ada. Karena itu, bagaimana ketika PNUP yang lebih dulu memulainya.
Prof Ismunandar di hadapan segenap sivitas akademika PNUP Makassar.menjelaskan, Program MEME merupakan salah satu program Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang dianggap dapat menjadi pagar bagi para mahasiswa berbasis vokasi.
Menurutnya, setelah kuliah dua tahun atau empat semester, mahasiswa bisa mencari kerja. Setelah mendapat kerja, mahasiswa bisa mengambil kuliah sesuai dengan jenjang pendidikannya. Program ini berlaku untuk semua jenjang vokasi mulai dari D2 hingga D4 atau setara S1 terapan.
"Misalnya pada Kampus PNUP untuk bisa lulus kuliah dan bisa bekerja di dunia industri," katanya lagi.
Program MEME memberikan beberapa keuntungan bagi perguruan tinggi dan mahasiswa vokasi.
Pada perguruan tinggi, akan menekan jumlah mahasiswa yang drop out. Sedangkan untuk mahasiswa, selain mendapatkan ijazah, mereka juga mendapat sertifikat kompetensi jika lulus dalam tes sertifikasi, sehingga akan sangat memudahkan mereka memperoleh pekerjaan.
"Untuk itu, kami berharap agar politeknik termasuk PNUP segera meramu kurikulum yang pas bagi mahasiswanya," ujar Prof Ismunandar.
Direktur PNUP Prof Ir Muhammad Anshar mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan perdana Dirjen Belmawa ke Kampus PNUP.
"Saya berharap agar segenap sivitas akademika PNUP yang hadir benar-benar memanfaatkan momen ini, dengan melakukan diskusi yang berbobot bersama Dirjen Belmawa tentang sejumlah hal utamanya terkait peningkatan kualitas PNUP dari aspek pembelajaran dan kemahasiswaan," katanya pula.
Dalam kunjungan tersebut, Dirjen Belmawa juga berkesempatan berkunjung ke sejumlah laboratorium jurusan teknik elektro PNUP.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendagri: RLC Sulsel perkuat sinergi pusat--daerah dalam kerangka Asta Cita
23 February 2026 4:48 WIB
Purbaya belum berencana terapkan pajak marketplace terhadap pedagang daring
28 January 2026 5:28 WIB
Gubernur Sulsel dukung Dirjen MA bangun Pengadilan Tinggi Militer di Makassar
25 September 2025 14:09 WIB
Terpopuler - Iptek
Lihat Juga
Menristek: Forum Indonesia-Prancis tingkatkan iklim penelitian di Indonesia
31 October 2019 12:09 WIB, 2019