BBPOM Makassar sidak toko parcel jelang Natal
Senin, 16 Desember 2019 21:21 WIB
Suasana petugas BPOM memeriksa parcel yang dijual di sebuah toko di Jalan Bulukunyi, Makassar, Senin (16/12/2019). ANTARA Foto/Suriani Mappong
Makassar (ANTARA) - Mengantisipasi adanya bahan makanan dan minuman yang dijadikan parcel sudah kadaluwarsa atau mengangadung zat berbahaya, Balai Besar Pangawasan Obat dan Makanan (BBPOM) menggelar sidak di sejumlah toko parcel di kawasan Jalan Bulukunyi, Makssar.
"Bahan parcel yang banyak dijual menjelang Natal dan tahun baru, harus dipantau BBPOM dan pihat terkait untuk mengantisipasi adanya bahan atau zat yang dapat membahayakan kesehatan," kata Petugas BBPOM Makassar Jaya Abdullah di Makassar, Senin.
Bahan parcel yang didominasi makanan dan minuman sudah menjadi rutinitas menjelang Natal dan tahun baru menjadi perhatian BBPOM Makassar.
Berkaitan dengan itu, maka pihak BBPOM Makassar menggelar sidak di sejumlah toko parsel yang ada di kawasan Jl Bulukunyi, Makassar.
Pada toko yang disidak, sampel isi parcel diambil menjadi bahan untuk uji laboratorium di BBPOM Makassar. Selain itu, juga tanggal kadaluarsa penggunaan bahan makanan atau minuman dalam suatu parcel.
Sementara itu, salah seorang penjual parcel di kawasan Jalan Bulukunyi, Makassar Aisyah mengatakan, penjualan parsel yang tinggal seminggu lebih lagi Natal, masih sepi pembeli. Kondisi ini berbeda dengan tahun lalu.
"Kalau tahun lalu, masa-masa seperti in sudah ramai pembeli, tapi sekarang ini masih sepi," ujarnya.
Sementara mengenai parcel yang dijual, lanjut dia, rata-rata adalah buatan sendiri sehingga lebih terjamin bahan-bahan parcel yang digunakan.
Kalaupun ada yang menitip, lanjut dia, harus diperiksa dengan teliti dulu bahan parselnya, sehingga tidak merusak nama baik tokonya yang sudah memiliki pelanggan khusus.
"Bahan parcel yang banyak dijual menjelang Natal dan tahun baru, harus dipantau BBPOM dan pihat terkait untuk mengantisipasi adanya bahan atau zat yang dapat membahayakan kesehatan," kata Petugas BBPOM Makassar Jaya Abdullah di Makassar, Senin.
Bahan parcel yang didominasi makanan dan minuman sudah menjadi rutinitas menjelang Natal dan tahun baru menjadi perhatian BBPOM Makassar.
Berkaitan dengan itu, maka pihak BBPOM Makassar menggelar sidak di sejumlah toko parsel yang ada di kawasan Jl Bulukunyi, Makassar.
Pada toko yang disidak, sampel isi parcel diambil menjadi bahan untuk uji laboratorium di BBPOM Makassar. Selain itu, juga tanggal kadaluarsa penggunaan bahan makanan atau minuman dalam suatu parcel.
Sementara itu, salah seorang penjual parcel di kawasan Jalan Bulukunyi, Makassar Aisyah mengatakan, penjualan parsel yang tinggal seminggu lebih lagi Natal, masih sepi pembeli. Kondisi ini berbeda dengan tahun lalu.
"Kalau tahun lalu, masa-masa seperti in sudah ramai pembeli, tapi sekarang ini masih sepi," ujarnya.
Sementara mengenai parcel yang dijual, lanjut dia, rata-rata adalah buatan sendiri sehingga lebih terjamin bahan-bahan parcel yang digunakan.
Kalaupun ada yang menitip, lanjut dia, harus diperiksa dengan teliti dulu bahan parselnya, sehingga tidak merusak nama baik tokonya yang sudah memiliki pelanggan khusus.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Karyawan Sharp Indonesia laksanakan trauma healing untuk korban banjir
09 January 2020 5:37 WIB, 2020