PKS Usung Empat Kader Internal di Pilgub
Kamis, 19 Mei 2011 21:33 WIB
Makassar (ANTARA News) - Partai Keadilan Sejahtera akan mengajukan empat kader internal mengikuti proses pencalonan figur, yang akan diusung partai berlambang bulan sabit kembar itu di pemilihan gubernur Sulawesi Selatan 2013.
Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel Amru Saher di Makassar, Kamis, mengatakan, keempat kandidat akan diseleksi melalui mekanisme survei sehingga terpilih satu calon resmi.
Empat kader tersebut yakni, Ketua DPW PKS Sulsel Akmal Pasluddin, Anggota Fraksi PKS DPR Tamsil Linrung dan Andi Rahmat serta Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sulawesi selatan, Hariadi.
Untuk memantapkan calon yang diusung, Amru mengatakan ,saat ini partainya melakukan pelatihan pimpinan yang di gelar di hotel Sahid Jaya, 20-22 Mei yang diikuti 100 kader.
Presiden PKS, Lutfi Hasan Ishaq dijadwalkan hadir langsung pada kegiatan ini. Selain Presiden PKS, sejumlah elite PKS juga dijadwalkan hadir, diantaranya Sekertaris Jenderasl PKS, Anis Matta dan pengurus Wilyah Dakwah Sulawesi (Widasi) DPP PKS, Najamuddin Marahamid, Hendro Sulityo dan Ahmad Hasan.
Pertemuan ini membahas perkembangan partai regional yang kita lakukan per provensi yaitu Se Sulawesi meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.
"Diantara pembahasan ini, ada dua hal yang akan dibahas setelah Musyawarah Kerja Wilayah, mendorong kader yang akan maju dalam Pilkada dan penguatan kelembabagaan ekonomi di masyarakat," katanya.
Menanggapi klaim menguatnya figur dari Golkar, Gubernur Syahrul Yasin Limpo, yang dilontarkan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Kadir Halid, Amru mengatakan ia tak membantah hal tersebut.
Menurutnya, peluang "incumbent" diakuinya cukup besar. Kendati begitu ada empat hal yang pelu dicermati, yakni pemilih, mesin politik, calon wakil gubernur yang akan diusung serta situasi politik kedepan yang akan berbeda.
Dijelaskannya, posisi wakil sangat menunjang daya tawar calon gubernur. Masyarakat politik kini dikatakannya sudah cukup cerdas, sebab mereka sudah bisa menilai bahwa pemerintahan tidak bisa berjalan jika pimpinan dan wakilnya tidak menjamin dirinya masing-masing harmonis hingga akhir masa jabatan.(T.KR-AAT/S016)
Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel Amru Saher di Makassar, Kamis, mengatakan, keempat kandidat akan diseleksi melalui mekanisme survei sehingga terpilih satu calon resmi.
Empat kader tersebut yakni, Ketua DPW PKS Sulsel Akmal Pasluddin, Anggota Fraksi PKS DPR Tamsil Linrung dan Andi Rahmat serta Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sulawesi selatan, Hariadi.
Untuk memantapkan calon yang diusung, Amru mengatakan ,saat ini partainya melakukan pelatihan pimpinan yang di gelar di hotel Sahid Jaya, 20-22 Mei yang diikuti 100 kader.
Presiden PKS, Lutfi Hasan Ishaq dijadwalkan hadir langsung pada kegiatan ini. Selain Presiden PKS, sejumlah elite PKS juga dijadwalkan hadir, diantaranya Sekertaris Jenderasl PKS, Anis Matta dan pengurus Wilyah Dakwah Sulawesi (Widasi) DPP PKS, Najamuddin Marahamid, Hendro Sulityo dan Ahmad Hasan.
Pertemuan ini membahas perkembangan partai regional yang kita lakukan per provensi yaitu Se Sulawesi meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.
"Diantara pembahasan ini, ada dua hal yang akan dibahas setelah Musyawarah Kerja Wilayah, mendorong kader yang akan maju dalam Pilkada dan penguatan kelembabagaan ekonomi di masyarakat," katanya.
Menanggapi klaim menguatnya figur dari Golkar, Gubernur Syahrul Yasin Limpo, yang dilontarkan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Kadir Halid, Amru mengatakan ia tak membantah hal tersebut.
Menurutnya, peluang "incumbent" diakuinya cukup besar. Kendati begitu ada empat hal yang pelu dicermati, yakni pemilih, mesin politik, calon wakil gubernur yang akan diusung serta situasi politik kedepan yang akan berbeda.
Dijelaskannya, posisi wakil sangat menunjang daya tawar calon gubernur. Masyarakat politik kini dikatakannya sudah cukup cerdas, sebab mereka sudah bisa menilai bahwa pemerintahan tidak bisa berjalan jika pimpinan dan wakilnya tidak menjamin dirinya masing-masing harmonis hingga akhir masa jabatan.(T.KR-AAT/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag bersama BNNP dan Dinkes Sulsel teken PKS Menantu Bebas Narkoba
22 August 2024 18:51 WIB, 2024
Anies menghadiri apel PKS dan resmikan posko pemenangan di Makassar
24 September 2023 0:06 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB