Program E-KTP Terhambat Pemadaman Bergilir
Senin, 31 Oktober 2011 11:24 WIB
Makassar (ANTARA News) - Program KTP elektronik terhambat akibat pemadaman bergilir yang dilakukan pihak PT PLN Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar.
"Pelayanan E-KTP yang dimulai pagi hingga malam hari, menjadi terhambat akibat pemadaman bergilir," kata Camat Bontoala Supardi A Syam di Makassar, Senin.
Menurut dia, pemadaman bergilir yang sekali bisa dua jam dan dalam sehari dapat mencapai dua kali pemadaman, cukup mengganggu pelayanan E-KTP dengan jumlah antrean di atas 100 orang per hari.
"Jumlah antrean per RW dalam setiap kelurahan, bisa mencapai 300 orang lebih per hari, sehingga layanan E-KTP biasanya hingga pukul 01.30 Wita dini hari," katanya.
Sementara setiap pemadaman itu, lanjut dia, sudah dapat melayani delapan orang pendaftar E-KTP.
Mengenai jumlah penyelesaian E-KTP dalam sebulan terakhir, dia mengatakan, sudah sekitar 15 ribu orang dari sekitar 60 ribu orang warga Kecamatan Bontoa, Makassar.
Kondisi yang serupa juga diakui, Camat Tallo Muh Mario di Makassar.
Dia mengatakan, sejak program E-KTP rata-rata petugas melayani sedikitnya 100 orang per hari. Namun karena kendala pemadaman listrik dan terbatasnya fasilitas komputer pembuatan E-KTP, akhirnya target penyelesaian E-KTP bagi seluruh warga dalam 100 hari diprediksi molor.
"Karena itu, bagi warga yang belum mendapat kesempatan, diharapkan sabar menunggu giliran," ujarnya.
(T.S036/Y008)
"Pelayanan E-KTP yang dimulai pagi hingga malam hari, menjadi terhambat akibat pemadaman bergilir," kata Camat Bontoala Supardi A Syam di Makassar, Senin.
Menurut dia, pemadaman bergilir yang sekali bisa dua jam dan dalam sehari dapat mencapai dua kali pemadaman, cukup mengganggu pelayanan E-KTP dengan jumlah antrean di atas 100 orang per hari.
"Jumlah antrean per RW dalam setiap kelurahan, bisa mencapai 300 orang lebih per hari, sehingga layanan E-KTP biasanya hingga pukul 01.30 Wita dini hari," katanya.
Sementara setiap pemadaman itu, lanjut dia, sudah dapat melayani delapan orang pendaftar E-KTP.
Mengenai jumlah penyelesaian E-KTP dalam sebulan terakhir, dia mengatakan, sudah sekitar 15 ribu orang dari sekitar 60 ribu orang warga Kecamatan Bontoa, Makassar.
Kondisi yang serupa juga diakui, Camat Tallo Muh Mario di Makassar.
Dia mengatakan, sejak program E-KTP rata-rata petugas melayani sedikitnya 100 orang per hari. Namun karena kendala pemadaman listrik dan terbatasnya fasilitas komputer pembuatan E-KTP, akhirnya target penyelesaian E-KTP bagi seluruh warga dalam 100 hari diprediksi molor.
"Karena itu, bagi warga yang belum mendapat kesempatan, diharapkan sabar menunggu giliran," ujarnya.
(T.S036/Y008)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahkamah Agung tolak Peninjauan Kembali pengacara Frederich Yunadi
02 September 2021 16:07 WIB, 2021
PLN UID Sulselrabar lakukan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan hadapi El Nino
02 September 2026 9:13 WIB
Respons keluhan warga, Pemkot Makassar dan PLN UID Sulselrabar bahas pemadaman listrik bergilir
01 September 2026 17:53 WIB
DPRD Sulsel panggil Direksi PLN Sulselrabar terkait pemadaman bergilir
01 December 2023 10:25 WIB, 2023
PLN menyiapkan kompensasi pemadaman listrik bergilir untuk pelanggan
20 November 2023 19:32 WIB, 2023
Pejabat PLN temui Wali Kota Makassar jelaskan soal pemadaman bergilir
09 November 2023 13:12 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Sulsel salurkan air bersih ke sejumah lokasi kekeringan di Makassar dan Maros
17 September 2026 4:54 WIB