Pemprov Sulsel percepat vaksinasi bagi lanjut usia
Sabtu, 8 Januari 2022 5:23 WIB
Ilustrasi - Kegiatan vaksinasi warga. ANTARA/ HO-Pemkab Maros
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan percepatan vaksinasi untuk lanjut usia, menyusul pencapaian target 70 persen vaksinasi untuk vaksinasi dosis pertama.
"Setelah mencapai target 70 persen, Pemprov Sulsel kini akan melakukan percepatan vaksinasi di kalangan lansia," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulsel Husni Thamrin di Makassar, Sulsel, Jumat.
Dia mengatakan pentingnya menyasar lansia untuk mencapai target vaksinasi lansia yakni di atas 60 persen, karena itu menjadi salah satu persyaratan untuk pelaksanaan vaksinasi bagi anak yang berusia 6-11 tahun.
Persyaratan lainnya adalah kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 sudah harus di atas 70 persen. Sedang capaian vaksinasi Sulsel dosis 1 ditarget pada Maret 2022 sudah mencapai 100 persen.
Menanggapi capaian vaksinasi tersebut, lanjut dia, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman optimistis target vaksinasi bisa tercapai tepat waktu.
Baca juga: Dinkes Sulsel minta vaksinator perketat penapisan kesehatan saat vaksinasi COVID-19
Baca juga: Dinkes Sulsel belum kantongi juknis pemberian vaksinasi booster
Baca juga: Sulsel capai 72 persen vaksinasi di awal tahun 2022
Berkaitan dengan hal tersebut, ia mengimbau semua pihak baik dari forkopimda kabupaten/kota, juga pihak pemerintah daerah dan masyarakat setempat dapat bersinergi untuk mendukung percepatan pencapaian target tersebut.
"Semua harus bersatu padu, apalagi sudah dibantu dengan hadirnya inovasi mobile vaccinator (vaksinator keliling) yang menyasar kabupaten atau kota," tandasnya.
Baca juga: Pemprov Sulsel targetkan vaksin dosis pertama capai 100 persen pada Februari 2022
Sementara pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun didasari telah terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational/ ITAGI) perihal kajian vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun.
Termasuk sudah adanya emergency use authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 tahun.
"Setelah mencapai target 70 persen, Pemprov Sulsel kini akan melakukan percepatan vaksinasi di kalangan lansia," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulsel Husni Thamrin di Makassar, Sulsel, Jumat.
Dia mengatakan pentingnya menyasar lansia untuk mencapai target vaksinasi lansia yakni di atas 60 persen, karena itu menjadi salah satu persyaratan untuk pelaksanaan vaksinasi bagi anak yang berusia 6-11 tahun.
Persyaratan lainnya adalah kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 sudah harus di atas 70 persen. Sedang capaian vaksinasi Sulsel dosis 1 ditarget pada Maret 2022 sudah mencapai 100 persen.
Menanggapi capaian vaksinasi tersebut, lanjut dia, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman optimistis target vaksinasi bisa tercapai tepat waktu.
Baca juga: Dinkes Sulsel minta vaksinator perketat penapisan kesehatan saat vaksinasi COVID-19
Baca juga: Dinkes Sulsel belum kantongi juknis pemberian vaksinasi booster
Baca juga: Sulsel capai 72 persen vaksinasi di awal tahun 2022
Berkaitan dengan hal tersebut, ia mengimbau semua pihak baik dari forkopimda kabupaten/kota, juga pihak pemerintah daerah dan masyarakat setempat dapat bersinergi untuk mendukung percepatan pencapaian target tersebut.
"Semua harus bersatu padu, apalagi sudah dibantu dengan hadirnya inovasi mobile vaccinator (vaksinator keliling) yang menyasar kabupaten atau kota," tandasnya.
Baca juga: Pemprov Sulsel targetkan vaksin dosis pertama capai 100 persen pada Februari 2022
Sementara pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun didasari telah terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational/ ITAGI) perihal kajian vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun.
Termasuk sudah adanya emergency use authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 tahun.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JPU Kejati Sulsel nyatakan pikir-pikir untuk banding vonis Bansos COVID-19
01 October 2025 18:00 WIB
Taksi online minta keputusan gubernur Sulsel soal tarif ASK ditinjau ulang
12 February 2025 20:08 WIB, 2025
Kemenkes akan menyediakan fasilitas rontgen gratis di 514 kabupaten
16 December 2024 21:03 WIB, 2024
KPK panggil pimpinan perusahaan terkait dugaan korupsi bansos presiden
08 October 2024 15:08 WIB, 2024
Raksasa farmasi AstraZeneca tarik peredaran vaksin COVID-19 di seluruh dunia
09 May 2024 6:42 WIB, 2024