Ketua PKK Sulsel minta guru PAI ajarkan tauhid kepada anak sejak dini
Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Naoemi Octarina saat menghadiri Bimbingan Praktek Manasik Haji Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (GPAI TK), yang dilaksanakan Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (FKG PAI TK) Provinsi Sulsel, di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (26/05/2022). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
"Kita tanamkan Tauhid kepada anak-anak kita sejak dini. Bagaimana mereka mengenal Tuhannya. Inilah gunanya guru Pendidikan Agama Islam," kata Naoemi, saat menghadiri Bimbingan Praktek Manasik Haji Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (GPAI TK), yang dilaksanakan Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (FKG PAI TK) Provinsi Sulsel, di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis.
Bunda PAUD Sulsel ini mengatakan, mengajarkan manasik haji, sudah sekaligus mengajarkan sejarah Islam kepada anak-anak. Manasik haji ini sangat penting diajarkan, karena kita harus menanamkan moral Pendidikan Agama Islam kepada anak-anak kita.
Pada pendidikan di usia dini, kata dia, adalah pendidikan karakter, menciptakan anak-anak atau generasi yang berakhlak mulia dan beradab.
"Tidak hanya pintar, tapi juga beradab. Adab kepada orangtua, guru, bagaimana adab kalau mau tidur, dan seterusnya. Semua diajarkan dalam Islam, bagaimana melakukan kegiatan kita sehari-hari," urainya.
"Ini adalah tugas kita bersama, tidak hanya guru tapi juga orangtua. Jadi guru dan orangtua harus saling sinergi," sambungnya lagi.
Naoemi berharap para guru bisa memberikan contoh kepada anak didiknya. Tidak hanya sekadar menyuruh. Karena itu, pendidikan karakter sebenarnya harus dimulai dari guru.
Anak-anak didik di usia PAUD, lanjut Naoemi, juga jangan dipaksa belajar Calistung. Karena di usia PAUD adalah waktu untuk bermain. "Cukup memperkenalkan sedikit demi sedikit. Peran guru di sekolah sama dengan peran orangtua," ujarnya.
Guna mewujudkan PAUD Holistik Integratif (HI), akan melibatkan semua pihak dari lintas sektor. Karena itu, pembinaan terhadap guru harus ditingkatkan. Antara lain, dengan membekali guru dengan ilmu parenting, ilmu psikososial, cara mengajar mengaji yang benar, hingga komunikasi yang efektif atau public speaking.
"Karena guru punya peranan penting, pemerintah juga harus perhatikan kesejahteraan guru. Apalagi guru kita lebih banyak honorer. Doakan pemimpin kita agar bisa mengambil kebijakan yang tepat, yang baik untuk masyarakat. Jangan doakan yang buruk-buruk. Supaya efeknya terasa ke seluruh masyarakat," urainya.
Dalam kesempatan tersebut, Naoemi juga meminta agar para guru PAUD turut mensosialisasikan pentingnya imunisasi, serta pemenuhan gizi anak untuk mencegah stunting dan gizi buruk.
Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Naoemi Octarina saat menghadiri Bimbingan Praktek Manasik Haji Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (GPAI TK), yang dilaksanakan Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (FKG PAI TK) Provinsi Sulsel, di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (26/05/2022). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar tingkatkan minat baca siswa sejak TK melalui program Dongkel
06 April 2026 15:24 WIB
Kadisnakertrans Sulsel: 80 persen kecelakaan TK akibat 'human error'
10 February 2025 23:51 WIB, 2025
Pelindo beri pelatihan K3 untuk tenaga bongkar muat di Pelabuhan Makassar
10 February 2025 20:38 WIB, 2025
Pembangunan MNP untuk tingkatkan infrastruktur pelabuhan di Indonesia
10 October 2024 1:22 WIB, 2024
Kemendikbudristek tunjuk Unismuh sebagai penyelenggara program PPG
25 September 2024 14:29 WIB, 2024
Menaker: Program jaminan sosial membantu korban PHK tidak turun kelas
12 September 2024 18:33 WIB, 2024
BPJAMSOSTEK Makassar bersama Komisi IX DPR sosialisasikan jaminan sosial TK
04 September 2024 20:56 WIB, 2024