Pemprov Sulbar membina masyarakat nelayan menjadi wirausahawan
Minggu, 12 Mei 2024 22:50 WIB
Dinas Koperindag dan UKM Sulbar melakukan pendataan masyarakat nelayan di pesisir Majene untuk mengikuti pelatihan mengelola hasil perikanan di Majene, Minggu, (12/5/2024) ANTARA Foto/HO Humas Pemprov Sulbar
Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membina masyarakat nelayan yang ada di pesisir Kabupaten Majene untuk menjadi wirausahawan.
Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM (Koperindag dan UKM) Provinsi Sulbar, Muhammad Faizal Thamrin, di Mamuju, Minggu, mengatakan, Pemprov Sulbar melalui Koperindag Sulbar memberikan pelatihan masyarakat pesisir di Majene yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Ia mengatakan, pelatihan itu dilaksanakan dalam rangka membina masyarakat pesisir Majene agar mampu memiliki kemampuan menjadi wirausahawan.
"Masyarakat nelayan di pesisir telah didata untuk mengetahui masyarakat yang dianggap layak dan pantas diberikan pelatihan menjadi wirausahawan tersebut, agar mampu membuka usaha meningkatkan pendapatannya dengan mengelola hasil perikanan di Majene," katanya.
Menurut dia, pelatihan dan pembinaan masyarakat pesisir Majene tersebut diberikan, juga bertujuan agar angka kemiskinan ekstrim di Sulbar yang mencapai 2,94 persen, dapat ditekan pemerintah.
"Pemerintah berharap masyarakat mampu membuka lapangan usaha sebagai wirausahawan, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang potensial dikelola sehingga kemiskinan ekstrim dapat ditekan," katanya.
Menurut dia, Majene merupakan daerah yang berada di pesisir pantai Sulbar dengan produksi perikanan sekitar 18 ribu ton per tahun, sehingga wirausaha tumbuh di wilayah itu ketika diberdayakan.
"Selama ini masyarakat tidak memiliki kemampuan menjadi wirausahawan karena pembinaan pemerintah belum maksimal, namun hal itu telah menjadi evaluasi sehingga pembinaan mulai dilakukan," katanya.
Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM (Koperindag dan UKM) Provinsi Sulbar, Muhammad Faizal Thamrin, di Mamuju, Minggu, mengatakan, Pemprov Sulbar melalui Koperindag Sulbar memberikan pelatihan masyarakat pesisir di Majene yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Ia mengatakan, pelatihan itu dilaksanakan dalam rangka membina masyarakat pesisir Majene agar mampu memiliki kemampuan menjadi wirausahawan.
"Masyarakat nelayan di pesisir telah didata untuk mengetahui masyarakat yang dianggap layak dan pantas diberikan pelatihan menjadi wirausahawan tersebut, agar mampu membuka usaha meningkatkan pendapatannya dengan mengelola hasil perikanan di Majene," katanya.
Menurut dia, pelatihan dan pembinaan masyarakat pesisir Majene tersebut diberikan, juga bertujuan agar angka kemiskinan ekstrim di Sulbar yang mencapai 2,94 persen, dapat ditekan pemerintah.
"Pemerintah berharap masyarakat mampu membuka lapangan usaha sebagai wirausahawan, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang potensial dikelola sehingga kemiskinan ekstrim dapat ditekan," katanya.
Menurut dia, Majene merupakan daerah yang berada di pesisir pantai Sulbar dengan produksi perikanan sekitar 18 ribu ton per tahun, sehingga wirausaha tumbuh di wilayah itu ketika diberdayakan.
"Selama ini masyarakat tidak memiliki kemampuan menjadi wirausahawan karena pembinaan pemerintah belum maksimal, namun hal itu telah menjadi evaluasi sehingga pembinaan mulai dilakukan," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komoditas ekspor Sulsel jangkau 63 negara, didominasi perikanan dan pertanian
24 April 2026 21:29 WIB
Jenazah laki-laki korban pesawat ATR terindentifikasi bernama Deden Maulana
22 January 2026 5:41 WIB
Lewat program KKP, Gubernur usulkan revitalisasi 200 hektare tambak rakyat di Sulbar
07 November 2025 5:04 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Belanja pemerintah pusat di Sulsel pada triwulan I 2026 mencapai Rp4,7 triliun
06 May 2026 14:22 WIB