Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendorong penguatan rantai pasok komoditas pangan dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026.
"Salah satu langkah strategis yang dilakukan dalam mendukung penguatan rantai pasok komoditas pangan, yakni melalui rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan yang ada di Sulbar," kata Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulbar Suyuti Marzuki, di Mamuju, Kamis.
Fokus utama dalam rapat itu adalah penguatan rantai pasok komoditas strategis, yakni beras, daging ayam dan telur ayam, agar terbangun sistem yang terintegrasi dari sisi produksi hingga distribusi.
Pembahasan mencakup, pemetaan potensi produksi daerah, kesiapan pelaku usaha, pola kemitraan serta mekanisme distribusi yang efektif guna memastikan ketersediaan pasokan secara berkelanjutan.
"Kegiatan ini sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar dalam memastikan kesiapan daerah mendukung pelaksanaan program MBG tahun 2026 melalui penguatan sistem rantai pasok pangan," ujar Suyuti Marzuki.
Dalam forum tersebut ditegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor guna meminimalisir hambatan distribusi serta memastikan keterhubungan antara produsen lokal dan titik penyaluran program.
Aspek keamanan pangan turut menjadi bagian pendukung dalam rantai pasok untuk menjamin komoditas yang disalurkan tetap memenuhi standar mutu dan kelayakan konsumsi.
Langkah tersebut menurut Suyuti Marzuki, bertujuan agar komoditas pangan lokal yang dimiliki Provinsi Sulbar dapat terserap secara optimal dalam penyediaan kebutuhan program MBG tahun 2026.
"Dengan demikian, pelaksanaan program tidak hanya menjamin pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi petani, peternak dan pelaku usaha pangan lokal," jelas Suyuti Marzuki.
Ia berharap, melalui rapat koordinasi tersebut, terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan pelaku usaha.
"Sehingga sistem rantai pasok pangan di Provinsi Sulbar semakin solid dalam mendukung keberhasilan program MBG tahun 2026 sekaligus menggerakkan perekonomian daerah," kata Suyuti Marzuki.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Daerah Provinsi Sulbar Hamdani Hamdi, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Sulbar Firman.
Hadir pula Pimpinan PT Ciomas Adisatwa Region Sulawesi Unit Mamuju Muammar Hakim, Wakil Koordinator Badan Gizi Nasional Wilayah Sulbar Hasri serta Tenaga Ahli Gubernur Sulbar Abdul Waris Bestari dan Hajrul Malik.