Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar terima Anggaran Pendidikan Rp230 Miliar

Selasa, 30 Desember 2008 08:34 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memperoleh anggaran dari pemerintah pusat melalui dana dekonsentrasi APBN Tahun 2009 untuk sektor pendidikan sebesar Rp230 miliar.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Jamil Barambangi di Mamuju, Selasa mengatakan, selain dana dekosentrasi, Provinsi Sulbar juga mendapat alokasi anggaran pendidikan melalui dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp98 miliar.

Selain itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Sulbar juga telah menganggarkan dana APBD Sulbar tahun 2009 sekitar Rp22 miliar.

Menurut Jamil, seluruh anggaran tersebut akan digunakan untuk membenahi infrasturuktur sarana dan prasarana pendidikan karena dinilai sangat minim dan belum memadai untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini.

"Anggaran tersebut akan digunakan untuk peningkatan infrastruktur pendidikan seperti gedung sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai sekolah tingkat lanjutan atas," ujarnya.

Selain itu juga penggunaan anggaran tersebut diperuntukan bagi peningkatan fasilitas sekolah seperti pengadaan laboratorium dan perpustakaan sekolah," ujarnya.

Sebab, menurut dia, minimnya infra struktur sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya kualitas pendidikan di daerah ini.

"Banyak anak-anak sekolah setingkat sekolah menengah umum di daerah ini yang masih menumpang di sekolah lain seperti yang terjadi di Kecamatan Tommo dan Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju," ujarnya.

Jamil mengatakan, selain anggaran untuk sarana pendidikan anggaran tersebut juga untuk membiayai peningkatan kualitas tenaga pendidik yang juga dinilai rendah dengan menyekolahkan mereke setingkat sarjana strata satu (S1) dan S2.

"Kami sudah menyekolahkan sekitar 32 orang tenaga guru pada program magister (S2-red) di Universitas Negeri Makassar dengan harapan nantinya sekitar 47 persen kepala sekolah di daerah ini sudah menyandang gelar S2," ujarnya. (T.PK-MFH/F002)