Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar Peringkat Pertama Capaian Kontrak Kinerja KB

Selasa, 23 Februari 2010 10:16 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News)- Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menduduki peringkat pertama pencapaian kontrak kinerja keluarga berencana (KB)tahun anggaran 2009 dari 33 provinsi di Indonesia.

Hal ini dikatakan Kepala BKKBN Sulbar, Hj. Dra. Rostiawaty Arhus, MM, dalam konfrensi pers di Mamuju, Senin.

Menurutnya, dari delapan kontrak kinerja yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, BKKBN Sulbar berada pada urutan teratas dari berbagai provinsi yang ada di Tanah Air, dengan tingkat capaian melampaui dari target sasaran nasional yang akan dicapai.

"Dari delapan kontrak kinerja yang kami laksanakan pada 2009, nyaris semuanya berhasil kita penuhi, bahkan melampaui dari target," tuturnya.

Ia mengatakan, delapan jenis program yang dilaksanakan tersebut diantaranya pencapaian jumlah peserta KB baru baik pria maupun wanita dengan hasil yang dicapai melebihi dari target.

"Tingkat pencapaian peserta KB baru wanita sekira 28.844 jiwa dari target 21.711 jjiwa atau 132,85 persen," ungkap dia.

Dikatakannya, peserta KB wanita di Sulbar rata-rata banyak yang menggunakan pil sekitar 13.333 pasangan dari target 10.821 pasangan atau sekitar 123,21 persen, sedangkan untuk yang menggunakan KB jenis implant juga berhasil melampaui target sekitar 152,61 persen atau sebanyak 12.001 pasang, jenis MOW realisasinya sebesar 130 atau 131,31 persen dan IUD 435 orang atau sekitar 132,85 persen.

Demikian pula dengan capaian peserta KB baru pria baik yang menggunakan MOP maupun Kondom juga melampaui target yang ada sekitar 111,27 persen atau sebesar 10.929 pasang dari target 9.822 pasangan.

"Jika diakumulasi peserta KB baru pria dan wanita, maka hasilnya mencapai angka sebesar 39.773 pasangan dari target sekitar 31.553 pasangan 126,13 persen," kata Rostiawati.

Selain itu, kata dia, enam kontrak kinerja lainnya juga menuai hasil signifikan dan melampaui target seperti jumlah PIK-KKR aktif, jumlah keluarga balita anggota BKB aktif, jumlah keluarga remaja anggota BKR aktif, jumlah UPPKS yang terdaftar, jumlah keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera anggota UPPKS yang aktif berusaha dan jumlah kabupaten/kota yang menerima DAK.

"Enam kontrak kinerja yang ditetapkanoleh BKKBN pusat juga berhasil melampaui dari target yang dicanangkan di tahun 2009 itu," imbuhnya.

Dia mengatakan hasil itu berdasarkan penilaian dan evaluasi kontrak kinerja dari BKKBN Pusat saat pelaksanaan rapat kerja nasional (rakernas) baru-baru ini di Jakarta.

Ditambahkannya, pencapaian itu juga disebabkan peran serta semua pihak yang menjadi mitra BKKBN dalam menyukseskan program KB seperti dari TNI, Ikatan Bidan Indonesia, para bupati, PKK maupun peran media.

"Capaian ini akan diupayakan untuk kami pertahankan, meskipun mempertahankan prestasi itu nilainya sangat berat," ungkapnya. (T.KR-ACO/S016)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026