
Masyarakat harus Waspadai Provokator Pilkada

Mamuju (ANTARA News) - Ketua DPRD Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, H. Sugianto mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap gerakan provokator yang ingin mengacauakan pelaksanaan pilkada Mamuju yang digelar 4 Agustus 2010.
"Tidak terasa waktu terus berjalan hingga kini kita telah berada di penghujung Maret. Ini berarti pelaksanaan pilkada telah di depan mata yang tinggal empat bulan lagi dari saat ini, sehingga, kami kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh atau terpancing dengan isu-isu yang berpotensi menimbulkan pertentangan horizontal di masyarakat yang muaranya hanya untuk mengacaukan pelaksanaan pilkada tersebut," Imbau Sugianto, saat memimpin jalannya sidang paripurna pengesahan APBD tahun anggaran 2010, di Mamuju, Rabu.
Menurutnya, pesta demokrasi lima tahunan atau pilkada tersebut beryujuan untuk menentukan pilihan rakyat yang akan dikehendaki untuk memimpin Mamuju lima tahun mendatang.
Maka tidak heran, lanjutnya, jelang pelaksanaan pilkada banyak provokator mulai bermunculan untuk mengkambinghitamkan melalui sebaran isu-isu menyesatkan yang dialamatkan terhadap calon tertentu.
"Hal-hal seperti ini hendaknya tidak terjadi di pilkada Mamuju, karena akan membawa dampak buruk terhadap tatanan demokrasi yang saat ini telah terbangun dengan baik," ungkapnya.
Sugianto yang juga salah satu kader terbaik partai Golkar di Mamuju ini mengharapkan agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan timbulnya isu-isu sesat yang dapat menghambat jalannya pilkada itu sendiri.
"Meski kita berbeda bendera pada pilkada, namun kita tetap harus mengedepankan persatuan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dalam rangka pembangunan daerah ini di masa yang akan datang," katanya.
Ia menambahkan, jangan karena perbedaan dukungan di pilkada lalu membuat hubungan komunikasi melawan atau musuh.
"Siapapun yang akan dikehendaki rakyat pada pilkada di Mamuju, maka perbedaan diantara pendukung terhadap kandidat calon bupati harus kembali bersatu padu dalam bingkai membangun daerah ini lebih maju dan bermartabat," ucapnya. (T.KR-ACO/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
